Selama puluhan tahun mengelola usaha, kini Hesti memiliki 33 karyawan dan 14 cabang di Kota Makassar.
Dia mengatakan buka setiap pukul 5 dan tutup tengah malam.
Terkait dengan menu, Hesti menjelaskan bahwa dirinya sangat ketat dalam mengeluarkan varian baru.
Dia mengatakan perlu melakukan percobaan berulang-ulang
Tak sampai di situ dia juga menawarkan percobaan kepada pelanggan.
Setelah serangkaian proses itu berhasil, Hesti menyebut baru berani mengeluarkan varian baru.
“Percuma mengeluarkan varian baru kalau tidak cocok dengan selera dan lidah masyarakat Makassar,” ujarnya.
Tantangan Dunia Kuliner
Melihat perkembangan Kota Makassar yang begitu cepat, Raja Martabak Medan pun melakukan penyesuaian.
Bila sebelumnya menggunakan gerobak untuk berjualan, saat ini sudah menggunakan kendaraan roda empat.
Hal itu merespons aturan ketat pemerintah kota yang melarang berjualan di tempat-tempat tertentu.
Selain itu, untuk lebih memudahkan mobilisasi saat berjualan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
