Klinik di Makassar Laporkan Dua Oknum Mengaku Wartawan yang Diduga Lakukan Pemerasan

Terkini.id, Makassar – Komisaris Klinik Wirahusada Medical Center (WMC) Makassar, Wachyudi Muchsin, melaporkan dua oknum yang mengaku wartawan media online dilaporkan ke Polda Sulsel terkait dengan dugaan penyebaran berita hoaks (bohong) berujung pemerasan. 

“Kami merasa sangat dirugikan secara materil dan nonmateril dengan pemberitaan tidak benar di dua media online yang kami laporkan ke polisi,” ujar Wachyudi Muchsin kepada terkini.id, Senin 19 Juli 2021.

Wachyudi Muchsin yang keran disapa Dokter Koboi menjelaskan, dua berita yang tersebar di media online ini, terbit dan tersebar luas tanpa ada konfirmasi ke pihak klinik. 

Baca Juga: NGO Desak BPK Segera Serahkan Audit Kasus Korupsi Bansos BPNT...

“Laporan ini kami buat setelah isi berita dikonsultasikan ke pihak profesional terkait,” terangnya. 

Menurur dia, dua berita yang dilaporkan ke polisi, karena diduga memuat materi hoaks, masing-masing dengan judul ‘Diduga Oknum Dokter Bertindak Arogan dan Sewenang-wenang’ yang terbit di media online www.warta-terkini.com. Berita dengan judul yang sama juga tayang di laman website www.deliknews.com. 

Baca Juga: Gagal Tuntaskan Temuan BPK, Wali Kota Makassar Sebut Inspektorat Telah...

“Isi berita hoaks itu dapat disimpulkan, antara lain dari sumber berita yang bernama Agustina. Berdasarkan penulusuran pada daftar pasien di klinik kami tidak ada nama Agustina yang menjadi pasien kami pada 18 Juni 2021,” urai Wachyudi Muchsin. 

Dua oknum wartawan media online yang dilapor ke polisi, masing-masing berinisial AS dab IBJ.

Laporan polisi ini diterima Piket Dit Reskrimsus Polda Sulsel, Bripda Rafli Nur.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Ajak Masyarakat Sukseskan Program Vaksinasi

“Kami sayangkan karena berita yang diterbitkan juga tidak memuat klarifikasi atau hak jawab dari kami,” terangnya. 

Di sisi lain, HM Nasir selaku kerabat dari Wachyudi Muchsin menyebutkan, penerbitan berita hoaks ini berujung pada permintaan sejumlah uang oleh oknum wartawan tersebut.

1 2
Selanjutnya
Bagikan