Terkini.id — Program pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) mendapat dukungan dari komunitas sepak bola di Kabupaten Pangkep.
Koordinator Komunitas Bola Pangkep Anpas FC, Alfianuddin Saputra berharap, jika terpilih nanti, Anir-Lutfi dapat menggelar kompetisi untuk menggairahkan sepakbola di Pangkep.
Menurut Alfianuddin, anak muda di pelosok desa maupun di kampungnya dan di Pangkep, tidak kalah bersaing dengan pemuda daerah lainnya di Sulsel lainnya.
“Kami berharap ada kompetisi seperti Anir Cup misalnya ketika Anir-Lutfi terpilih nantinya. Soalnya kita ini kan jauh dari kota, saya mau anak-anak di kampung itu dilihat minat dan bakatnya apa. Walaupun sebenarnya itu fungsinya KONI, PBSI, PSSI. Dengan begitu bibit-bibit muda dapat berkembang,” kata Fian, sapaannya.
Fian dan komunitas olahraganya berharap besar pada pasangan Anir-Lutfi yang menjanjikan Rp10 miliar terhadap KONI Pangkep, untuk membangkitkan kembali semangat olahraga di Pangkep.
- LPS Tahan Tingkat Bunga Penjaminan Setelah BI-rate Naik
- Kasdam XIV Hasanuddin Tak Kuasa Menaha Haru, Kenang Sosok Kolonel Inf Muharwen, Sahabat Sejak Awal Mengabdi
- Iduladha, DPC Gerindra Makassar Salurkan Daging Kurban untuk Kader
- Komitmen Tanpa Batas, Libur Idul Adha, Disdukcapil Jeneponto Tetap Buka Pelayanan, 470 Dokumen Tuntas
- PT Vale Deklarasikan Program Sekolah Bersinar, Wujudkan Lingkungan Belajar Bebas Narkotika
“Bisa adakan kompetensi untuk disentuh langsung, dari situ dicari bibit langsung. Apakah mulai dari sekolah, dan institusi lain. Jangan nanti ada pertandingan baru mau melatih. Saya sudah bicara dengan Ibu Anir, dia bilang ada programnya untuk pemuda dan olahraga. Karena selama ini masalah dana, menjadi masalah utama, otomatis olahraga pasti butuh dana. Dari fasilitas, pembinaan, kompetisi dan lainnya,” ujar pria yang sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia olahraga ini.
Dia mengutarakan, dari pengalaman dirinya dan tim, mereka bahkan pernah tidak dibiayai dalam mengikuti kompetisi bulutangkis di Palopo. Dia juga mengeluhkan sistem pembinaan yang tidak maksimal di Pangkep.
“Saya pernah ada pengalaman begitu, meski kompetisi swasta tapi tidak ada pendanaan. Padahal sebelum itu pemerintah juga yang lepas kita waktu itu ke Palopo. Kan saya lama di bulu tangkis juga jadi saya tahu, untuk sentuhan langsung pemerintah kurang sekali. Sistem pembinaan juga tidak ada. Padahal individu bisa bersaing, contoh Barru, Bone, Makassar. Bahkan Bone pernah bermain di Internasional karena diperhatikan pemerintah. Jadi memang perlu dibina ini anak-anak. Makanya kami butuh pemerintah yang perhatian terhadap olahragawan,” keluh Fian.
Kini Fian dan teman-temannya di Balocci telah membina komunitas bola yang sudah kurang lebih 30 orang yang ikut bergabung.
“Sudah sempat kita bertemu dengan cawabup Lutfi Hanafi dan saya sendiri sudah bertemu dengan ibu cabup Pangkep Andi Nirawati. Semoga ke depannya diberdayakan. Sekarang saya fokus di bola dan saya rekrut para pemuda karena saya mau bangun sepakbola di Balocci. Saya dan teman-teman Anpas FC mendukung penuh program Cabup-cawabup nomor 4 Andi Nirawati dan Lutfi Hanafi,” pungkas lelaki asal Kecamatan Balocci ini.
Anir-Lutfi memang bakal fokus pada pembinaan atlet olahraga di Kabupaten Pangkep. Salah satu upaya yang dilakukan, dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pangkep.
Selain itu, Anir-Lutfi akan fokus pada pembinaan, perbaikan dan penambahan fasilitas olahraga dan menyelenggarakan kompetisi olahraga di Kabupaten Pangkep.
“Anir-Lutfi memiliki program dalam bidang pemuda dan olahraga seperti pembinaan bakat olahraga bagi masyarakat, baik tingkat daerah maupun nasional. Peningkatan fasilitas olahraga di setiap kecamatan, memberikan beasiswa kepada para pemuda yang berprestasi di bidang olahraga,” ujar Anir.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
