Kodim 1425 Jeneponto Bakal Bedah Gubuk Sepasang Lansia yang Diberitakan Terkini.id

Terkini.id, Jeneponto – Kodim 1425 Jeneponto akan membedah gubuk tempat tinggal Daeng Bali warga Kampung Tanetea, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

Rencana itu diungkapkan Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto, di ruang kerjanya, Rabu, 23 September 2020.

“Terkait dengan pemberitaan sepasang lansia yang tinggal di gubuk reot yang diberitakan oleh salah media terkini.id, Insya Allah akan kita jadikan sasaran bedah rumah dalam rangka memperingati HUT TNI ke-75,” kata Letkol Inf Gustiawan Ferdianto.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Jeneponto Teken Mou Sekolah Penggerak dengan...

Menurutnya, dalam memperingati HUT TNI, Kodim 1425 Jeneponto akan membedah beberapa rumah warga kurang mampu.

“Rencana kita akan bedah beberapa rumah, itu akan dilaksanakan berangsur. Kita akan mulai dua rumah di Kecamatan Bangkala. Insya Allah kita upayakan kado HUT ke-75 TNI pada 5 Oktober 2020 nanti,” ungkapnya.

Baca Juga: Buka Pelatihan Penguatan Kapasitas Pemerintah Desa-Kecamatan, Sekda Jeneponto Apresiasi Pamsimas...

Selain itu, kata Letkol Inf Gustiawan Ferdianto, dalam rangka memperingati HUT ke-75 TNI, Kodim Jeneponto akan melaksanakan berbagai kegiatan.

“Jadi selain bedah rumah, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan, diantaranya bakti sosial dan lomba menembak. Jadi bukan perorangan tapi tim, satu tim itu terdiri dari 5 orang dari tokoh masyarakat, instansi, jurnalis, organisasi,” terang Letkol Inf Gustiawan Ferdianto.

Dimana sebelumnya diberitakan Sepasang Lansia Daeng Bali dengan Daeng Sitti warga Kampung Tanetea, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto tinggal di gubuk reot.

Baca Juga: ‘Gantala’ Jadi Inovasi Terbaik, Top 30 di Kokpetisi Pelayanan Publik...

Gubuk reot yang ditinggali selama puluhan tahun itu nampak berdinding yang terbuat dari anyaman bambu yang sudah rusak dan atap dari daun lontara yang sudah bocor serta tiang kayu yang sudah lapuk.

Gubuk reot itu pun rubuh di bagian dengan karena beberapa tiang penyangga rumah patah sehingga sedikit demi sedikit rumah tersebut mulai roboh.

Sepasang lansia itu pun hidup dengan berharap dari uluran tangan tetangga dan tergantung dari bantuan program sembako dari pemerintah.

Bagikan