Wabup Jeneponto: Jangan Jadi Kepala Desa Kalau Cuma Incar Dana Desa

Terkini.id, Jeneponto – Wakil Bupati Kabupaten Jeneponto, Paris Yasir membuka kegiatan tes tertulis, pidato, dan wawancara calon kepala desa yang dilaksanakan oleh panitia pemilihan desa serentak tingkat kabupaten Jeneponto tahun 2019.

Tes tertulis tersebut digelar di ruang Pola Panrannuanta Kantor Bupati Jeneponto, jalan Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Jeneponto, Kamis, 19 September 2019

Pembukaan Seleksi ujian tertuli, pidato, dan wawancara calon kepala desa pada pemilihan kepala desa serentak 2019 Jeneponto dengan tema seleksi ujian kompetitif menghasilkan Kepala Desa yang handal dan berkemajuan diikuti 147 bakal calon kepala desa dari 32 desa di 9 Kecamatan di Jeneponto.

Ketua Panitia Pilkades serentak Jeneponto, Makmur Sijaya, melaporkan, pelaksanaan Pilkades serentak Jeneponto 2019 berdasarkan UU no 6 tahun 2014 tentang desa.

“Selain UU Desa, kita juga mengacu pada, Peraturan menteri Dalam Negeri nomor 65 tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri nomor 112 tahun 2014 tentang Pilkades 3 peraturan daerah nomor 4 tahun 2017 Peraturan Bupati nomor 24 tahun 2017 dan kelima keputusan Bupati nomor 189 tahun 2019 tentang pembentukan panitia Pilkades tingkat Kabupaten Jeneponto,” kata Makmur Sijaya

Makmur juga menyampaikan, Jumlah pendaftar bakal calon kepala desa di 32 desa dari 9 Kecamatan di Jeneponto.

“Jumlah peserta 147 orang, 143 laki-laki dan 4 perempuan, semua bakal calon harus mengikuti tiga macam seleksi,yakni, Tes Tertulis,Tes Pidato dan tes wawancara,” jelas dia.

Sementara Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir, Berharap Seleksi bakal calon kepala desa berlangsung dengan jujur, adil dan berintegritas

“Seleksi bakal calon kepala desa ini adalah proses yang kita tunggu-tunggu, dan berharap tes Ini bukan saja menjadi sebuah formalitas, bukan saja menjadi sebuah fase yang harus diikuti.

Namun tes ini akan memperlihatkan masing-masing kemampuan integritas kompetensi dari seluruh bakal calon kepala desa, sehingga menghasilkan kepala desa yang inovatif dan berintegritas, yang kita harapkan dapat membangun masing-masing desa di wilayahnya masing masing,” kata Paris Yasir.

Menurut, Paris, untuk menjadi seorang kepala desa harus memiliki niat untuk membangun di wilayah desanya masing-masing.

Kepala Desa harus menciptakan kreativitas dan inovasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pelayanan publik masyarakat.

“Jangan, karena terobsesi untuk menjadi seorang kepala desa hanya karena dana desa yang cukup besar, namun kepala desa harus memiliki terobosan baru untuk dapat dijadikan pedoman dalam pembangunan di desa masing-masing,” harapnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini