Kolaborasi Komunitas Jurnalis Berbagi, Relawan Milenial Makassar Kembali Salurkan Sembako

Salurkan sembako ke masyarakat terdampak Covid-19

Terkini.id,Makassar – Di tengah terik matahari tak menyalutkan semangat anak muda untuk melakukan bakti sosial untuk mendistribusikan paket sembako ke Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo Kamis 4 Juni 2020 kemarin.

Aktivitas ini merupakan kolaborasi antara Relawan Milenial Makassar dengan Komunitas Jurnalis Berbagi yang di salurkan kepada masyarakat yang belum mendapatkan sembako dari pemerintah.

Salurkan sembako ke masyarakat terdampak Covid-19

Paket sembako ini berasal dari Ketua TIM Penggerak PKK Kota Makassar Dr. Andi Masniawati Z. Yusran, Komunitas Jurnalis Berbagi dan Serikat Pekerja Pelindo, BPJS dan Donatur lainnya yang dipercayakan ke TIM Relawan Milenial Makassar.

Tim dari Tim Relawan Milenial Makassar, drg.Ardiansyah Syamsuddin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan kolaboratif para pemuda millenial Makassar sehingga gerakan yang biasanya seharian bisa menjadi terfokus dan mencakup lebih banyak masyarakat penerima bantuan.

“Relawan Millenial Makassar terus bergerak dengan membuka donasi untuk para donatur dan akan kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” bebernya.

Salurkan sembako ke masyarakat terdampak Covid-19

Menarik untuk Anda:

Selain berbagi sembako RMM juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan juga membagikan flyer dan poster mengenai PHBS, 10 langkah cuci tangan tpakai sabun dan langkah-langkah pembuatan masker kain.

“Selain itu kami tak lupa menyampaikan pesan dari ibu wali, untuk masyarakat Buloa agar memanfaatkan tanaman herbal yang ada disekitar untuk menaikkan imunitas tubuh,” tuturnya.

“Kedepan kita akan lebih memperluas kegiatan kita seperti gerakan bangkit dari masjid dan lain sebagainya,” sambungnya.

Sebelumnya Relawan Millenial Makassar berkoordinasi dengan RT setempat agar paket sembako tersebut tepat sasaran, dengan mendata warga yang betul-betul membutuhkan bantuan.

Salurkan sembako ke masyarakat terdampak Covid-19

Diketahui juga bahwa Relawan Millenial Makassar merupakan kolaborasi 15 komunitas kepemudaan yang hadir ditengah pandemi covid-19.

Diantaranya Prima DMI, HMI Cabang Maktim, Alumni Teknik UH 2008, Pemuda Muhammadiyah, Impaksi 2004 , Masika ICMI Sulsel, Celebes Volunteer Action, Alumni Belanda UH, Lentera Negeri, Relawan Kesehatan Makassar, Dompet Duafa, Helper Indonesia, Aktivis Millenial,dan Project Dakwah serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Sementara itu, Koordinator Komunitas Jurnalis Berbagi, Echa Panrita Lopi sangat mengapresiasi atas kolaborasi antara Tim Relawan Milenial Makassar dengan Komunitas Jurnalis Berbagi.

“Sejak awal Pandemi kami sudah bergerak mulai dari pembagian APD, penyemprotan, pembagian logistik berupa nasi dos ke sejumlah rumah sakit, puskesmas serta masyarakat terdampak Covid-19. Alhamdulillah aksi kali ini bisa berkolaborasi dengan teman-teman Relawan Milenial Makassar. Semoga aksi kita dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” tutur Redaktur terkini.id ini.

Salurkan sembako ke masyarakat terdampak Covid-19

Ia juga menyampaikan bahwa Komunitas Jurnalis Berbagi juga telah menjangkau puluhan titik untuk menyalurkan bantuan dari para donatur. Dan sampai saat ini, pihaknya masih membuka donasi kepada siapa saja yang ingin ikut andil dalam aksi ini.

“Alhamdulillah, walaupun kami sibuk di garda terdepan menyampaikan informasi ke khalayak, teman-teman jurnalis juga bisa menyisihkan sebagian waktunya untuk berbagi ke masyarakat. Apalagi kami para jurnalis melihat, mendengar, merasakan seperti apa dampak Pandemi Covid-19 ini ke masyarakat. Nyaris tiap hari menerima informasi lalu kami datangi langsung lokasinya,” urai Koordinator Komunitas Jurnalis Berhijab Indonesia area KTI ini .

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Gelar Anniversary ke-2, Komunitas MBT Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Kemendikbud, TVRI dan Usee TV Disomasi, Dituntut Minta Maaf dan Mengganti Kerugian Hak Cipta Film

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar