“Setelah melewati proses penyaringan di LGS, kadar TTS (Total Suspended Solid) bisa ditekan hingga 200 PPM (parts per million), sedangkan chrome hexavalen 0,01 PPM,” ujar Manager Mine PT Vale Indonesia Rizal Baslang. Angka-angka itu sudah di atas standar yang ditetapkan pemerintah. Artinya, sudah aman jika dikonsumsi.
LGS adalah satu dari berbagai upaya yang menunjukkan keseriusan perusahaan untuk ekonomi hijau.
CEO PT Vale, Febriany Eddy, Vale mendukung misi Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan hijau dan ketahanan iklim.
Dia mencontohkan, untuk untuk mendirikan fasilitas produksi nikel terbaru di Sulteng, sangat memperhatikan isu-isu lingkungan dan misi mewujudkan net-zero emission. Vale terus berkomitmen terhadap pertumbuhan hijau dan menempatkan Indonesia sebagai pemimpin global dalam penyediaan nikel berkualitas untuk bahan baku baterai secara berkelanjutan.
“Dengan fokus pada operasi rendah karbon yang berkelanjutan, PT Vale berkomitmen untuk mendukung strategi pertumbuhan hijau Indonesia serta upaya untuk memposisikan Indonesia sebagai pemain global yang bertanggung jawab dalam transisi energi,” ungkap dia.
- Living Lab Ekonomi Sirkular: Kemitraan Universitas Negeri Makassar dan TPS3R Karebosi Didukung oleh Program Bestari Saintek 2026
- Bank Sulselbar Kembali Bersinar, Boyong Dua Penghargaan Banking Customer Experience 2026
- MAF Polbangtan Kementa Vol. 7 Edisi 25 Dorong Transformasi Pengendalian OPT Modern untuk Produktivitas Pertanian Nasional
- Yayasan AHM Berikan Penghargaan kepada Tiga Bengkel Binaan Berprestasi
- Perkuat Budaya Keselamatan Laboratorium, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Pengelolaan Limbah B3
Ucapan itu ditegaskan-diulangi Febry. Bahwa mempercepat pertumbuhan, tapi harus bertanggung jawab. Vale telah membuktikan bisa menciptakan produk dengan intensitas karbon emisi terendah pada aspek industri pengolahan/peleburan bijih nikel. Itu membuat perseroan menjadi mitra andal perusahaan global, untuk transisi energi dunia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
