Terkini.id, Jakarta – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto mempertemukan keluarga korban penganiayaan hingga tewas dengan keempat para pelaku, Kamis 22 September 2022.
Hal itu dilihat dari unggahan akun media sosial Instagram info.bulukumba pada Kamis 22 September 2022 yang memperlihatkan empat pelaku dipertemukan dengan ibu dan bapak korban.
Terlihat empat pelaku duduk di lantai dan bapak ibu korban, serta Kombes Pol Budhi Haryanto duduk di atas sofa.
Kombes Budhi menanyakan soal menyesal atau tidaknya pelaku terhadap perbuatan yang dia lakukan.
“Kau lihat teman mu meninggal kau bangga? Senang kamu?” tanya Kombes Budhi.
- Kapolrestabes Makassar Tegaskan Siap Tembak Aksi Unjuk Anarkis
- Perkuat Sinergitas Forkompimda, Pimpinan DPRD Makassar Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolrestabes Makassar
- Sons Of Adam Gelar Workshop Gen-Z Sumpah Pemuda, Dihadiri Stafsus Kemenkumham RI dan Kapolrestabes Makassar
- Kasus Kecelakaan Tragis Keluarga Owner Pallubasa Serigala Dihentikan
- Silaturahmi dengan Kapolrestabes Makassar, AMSI Sulsel Siap Jaga Pilkada Damai
“Menyesal sekali,” jawab pelaku.
Kemudian keempat pelaku tersebut berdiri dan meminta maaf langsung kepada kedua orang tua dari korban sembari menjabat tangan mereka.
Pelaku juga terlihat menangis saat menjabat tangan bapak ibu korban penganiayaan hingga tewas tersebut.
Tampak terlihat bapak dan ibu korban belum ikhlas menerima maaf pelaku karena saat tangan mereka diraih oleh pelaku, mereka berusaha menarik tangannya.
Pelaku juga terdengar mengulang-ulang kata maaf kepada keluarga korban lantaran menyesali perbuatannya.
“Minta maaf sekali ka ini Pak kodong, minta maaf ka ini Bu, minta maaf ka Pak, iye Pak,” ucap salah satu korban yang mengenakan baju hijau tersebut.
Dalam video juga terdengar orang tua dari korban menyebut anaknya adalah sosok yang baik.
“Orang baik itu, orang baik, kau juga temannya, kenapa sampai hatimu kasih begitu teman mu,” jelas orang tua korban kepada pelaku.
Pada unggahan akun info.bulukumba juga terlihat narasi yang menyebut korban adalah tulang punggung keluarga.
“Setelah bertemu saya sudah peringati dia kenapa anak saya dikasi begitu. Anak saya orang baik-baik. Dia itu tulang punggung keluarga. Waktu anak saya diantar banyak sekali orang yang menangis,” bebernya.
“Mudah-mudahan orang tuamu tidak rasakan apa yang saya rasakan saat ini. Doakan orang tuamu, adik-adikmu, hukum karma berjalan,” pesan Ibu korban.
Kombes Budhi juga mempertemukan mereka agar kedepannya tidak ada dendam di antara mereka.
“Saya sengaja mempertemukan antara orang tua korban dan pelaku biar tidak ada dendam kedepan. Biar keluarga korban mempercayakan kepada kami aparat kepolisian untuk memproses secara tuntas,” pungkasnya.
Diketahui juga terdapat beberapa pelaku yang hingga saat ini masih dalam pencarian polisi.
“Masih ada beberapa tersangka yang belum tertangkap, kita akan terus kejar dan tangkap semuanya,” tuturnya.
Keempat pelaku penganiayaan di Jalan Faisal XII telah diamankan di Polsek Rappocini pada Rabu 21 September 2022 malam.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
