Komentari Pernyataan Komjen Listyo Soal Tilang, Ade Armando: Mentalitas Warga Masih Nggak Siap

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Ade Arnando mengomentari soal pernyataan calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo terkait sistem tilang ke depannya dimana polisi tak lagi perlu menilang pengendara di jalanan.

Lewat cuitannya di Twitter, Kamis 21 Januari 2021, Ade Armando menilai pernyataan Komjen Listyo Sigit soal tilang tersebut ada baiknya.

Namun, kata Ade, untuk saat ini menurutnya masyarakat secara mentalitas belum siap dengan sistem tilang dimana polisi tak perlu lagi menilang pengendara di jalan tetapi diganti dengan sistem tilang elektronik.

“KAPOLRI bilang pengawasan lalu lintas akan diserahkan pada sistem pengawasan elektronik. Polisi nggak perlu lagi menilang di jalan. Bagus sih. Tapi kalau masih seperti sekarang, mentalitas warga masih nggak siap rasanya,” cuit Ade Armando.

Mungkin Anda menyukai ini:

Sebelumnya, calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit mengharapkan agar ke depannya aparat polisi tidak lagi melakukan tilang terhadap pengendara di jalanan.

Baca Juga: Demi Citra Jokowi, Ade Armando dan Eko Kuntadhi Kompak Minta...

Oleh karenanya, Komjen Listyo Sigit akan memperbaiki tilang menjadi serba elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Menurutnya, sistem tilang ETLE bertujuan guna menghindari adanya penyimpangan personel ketika menjalankan tugasnya di lapangan.

Hal itu disampaikan Komjen Listyo Sigit saat memaparkan visi dan misi dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon kapolri di Komisi III DPR.

Baca Juga: Tengku Zul Nilai Ade Armando Menggiring Opini Menjelekkan Jilbab, Kaitkan...

“Khusus di bidang lalu lintas secara bertahap akan mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik atau ETLE. Bertujuan untuk mengurangi proses penilangan guna menghindari penyimpangan saat anggota melaksanakan proses tersebut,” ujar Komjen Listyo, Rabu 20 Desember 2021 seperti dikutip dari Okezone.com.

Komjen Listyo berharap, penerapan sistem ETLE diterapkan secara merata untuk mengatur lalu lintas agar ke depannya tidak ada lagi penilangan secara langsung di jalanan oleh anggota polisi.

“Jadi ke depan saya harapkan anggota lalu lintas turun di lapangan, mengatur lalu lintas tidak perlu melakukan tilang. Kita harapkan menjadi ikon perubahan perilaku Polri,” tuturnya.

Diketahui, Komisi III DPR RI baru saja memulai uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon tunggal Kapolri pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Setelah melakukan pendalaman terhadap arah kebijakan calon tunggal Kapolri Komjen Listyo, Komisi III DPR akan langsung memberikan keputusannya pada Rabu hari ini, 20 Januari 2021.

Hal itu sesuai dengan rundown yang dibacakan oleh Ketua Komisi III DPR Herman Hery dalam uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri.

Bagikan