Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, dalam mewujudkan komitmen anti narkoba melaksanakan pemeriksaan tes urine bagi pegawai ASN dan tenaga honorer. Hal ini dilakukan sebagai deteksi dini dan antisipasi terhadap narkoba.
Bertempat di ruang rapat Polbangtan Gowa, puluhan ASN dan tenaga honorer melakukan tes urine yang dilakukan Tim BNN Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai bagian dalam upaya pemberantasan narkoba dan memastikan bahwa pegawai Polbangtan Gowa bersih dari narkoba. Senin, (12/10)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, telah berkomitmen mendukung pemberantasan penyalahgunaan narkoba, untuk memastikan pegawai kementan bebas narkoba.
Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Kepala BNN RI, Drs. Heru Winarko, SH beberapa bulan yang lalu di kantor Kementerian Pertanian. BNN RI terus mengajak semua pihak baik di kementerian maupun lembaga dalam memberantas narkoba termasuk dengan pihak Kementerian Pertanian.
Menindak lanjuti arahan Mentan Syahrul, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Summer Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi menginstruksikan kepada pegawai dilingkup BPPSDMP untuk melakukan tes urine. ”Sebagai aparatur sipil negara, menjadi suatu kewajiban harus bersih dari Narkoba.
Apa yang dilakukan sivitas Polbangtan Gowa, berdasarkan Instruksi Presiden RI Nomor 12 Tahun 2011 tentang pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, Peraturan Kepala BNN nomor 23 Tahun 2017 tentang tata kerja BNN provinsi dan kabupaten kota, Surat Direktur Polbangtan Gowa nomor 1864/KP.510/I.10/9/2020 tentang permohonan tes urine bagi pegawai Polbangtan Gowa.
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- Melayani Tanpa Batas Waktu, Disdukcapil Jeneponto Buka Layanan di Hari Libur, Terbitkan 119 Dokumen
- Korban Penganiayaan di Tamalatea Terbaring Lemas, Diduga Pelaku Lebih dari 1 Orang, Kapolsek Bilang ini
- Kuliah Umum Prodi MHU UIN Alauddin Makassar Hadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI
- Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulawesi untuk Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Saat Long Weekend
Dr. Syaifuddin, menegaskan keseluruhan pegawainya kita harus bebas dan bersih dari narkoba. Dalam melayani masyarakat, pelayan harus sehat, bersih dalam menjalankan tugasnya, baik sebagai ASN maupun tenaga honorer sehingga bisa maksimal dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Direktur Polbangtan Gowa ini.
Tim BNNP Sul Sel terdiri dari 7 (tujuh) stafnya, hadir di Polbangtan Gowa untuk melakukan pengambilan tes urine. Anas Kaharuddin, S.Sos sebagai Kepala Seksi Dayamas BNNP Sul Sel menyampaikan bahwa kunjungan kami adalah sebagai tindak lanjut dari surat permohonan Direktur Polbangtan Gowa untuk melakukan tes urin bagi pegawainya.
Kegiatan ini berawal dari Inpres nomor 66 Tahun 2019 dan diperkuat lagi dengan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 bahwa semua kementerian/lembaga melaksanakan kegiatan-kegiatan P4GN. Salah satu bentuk kegiatannya adalah deteksi diri penyalahgunaan narkotika yang kita kenal dengan namanya ets urin.
Harapan kita bahwa dengan kegiatan yang dilakukan, di instansi dimana kita melaksanakan aktivitas sehari-hari tidak terkontaminasi dengan penyalahgunaan narkotika. Sehingga lingkungan kerja kita menjadi lingkungan kerja yang sehat, bersih dan lingkungan kerja yang terbebas dari narkotika.
Adapun proses yang dilakukan, diawali dengan penjelasan singkat dan pengisian formulir sebagai inventarisasi orang-orang yang telah ikut melaksanakan tes urin kemudian kita bisa deteksi konfirmasi tentang obat yang kemungkinan terkonfirmasi pada saat pemeriksaann. Oleh karena ada beberapa jenis obat yang pada saat kita lakukan pemeriksaan terbaca positif,” pungkasnya. (MUZ).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
