Komunitas Kotata’ Gelar Dialog Prioritas Isu Perkotaan, Dorong Pilkada Makassar yang Partisipatif

Komunitas Kotata’ Gelar Dialog Prioritas Isu Perkotaan, Dorong Pilkada Makassar yang Partisipatif

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini, Makassar – Komunitas Kotata’ sukses mengadakan dialog bertajuk “Dialog Prioritas Isu Perkotaan Kota Makassar” pada Senin, 11 November 2024.

Acara yang digelar di Plazgozz Cafe ini berjalan penuh antusias dan turut mengundang empat pasangan calon (paslon) Wali Kota Makassar.

Kegiatan tersebut merupakan upaya Kotataid dalam mendorong Pilkada Makassar yang aktif dan partisipatif.

Dialog ini menghadirkan para penanggap dari kalangan akademisi dan praktisi perencanaan kota yang memberikan wawasan mendalam mengenai berbagai isu perkotaan di Makassar. Dr. Fitrawan Umar, M.Sc., akademisi sekaligus praktisi perencanaan wilayah dan kota, memberikan pandangannya tentang kebutuhan kota akan perencanaan yang berfokus pada kebahagiaan masyarakat serta perwujudan ramah lingkungan.

Selain itu, Sri Aliah Ekawati, S.T., M.T., dosen dari Universitas Hasanuddin, turut mengkaji isu-isu penting terutama identitas lokal dan ruang publik di tepian air (waterfront) serta pemerhatian terhadap warga nelayan.

Baca Juga

Penanggap lainnya, Ridwan Mappa Daeng Maliq dari Yayasan Perdik mewakili warga difabel menanggapi akan pentingnya rang publik yang inklusif di Makassar terutama penyediaan trotoar yang layak bagi disabilitas, serta Dr. Amiruddin Akbar Fisu, M.T., pakar transportasi, memberikan insight berharga terkait tantangan pembangunan transportasi serta kebutuhan infrastruktur yang adaptif di Makassar.

Mereka mengangkat isu-isu strategis yang dihadapi kota, mulai dari tata kelola transportasi, lingkungan hidup, hingga inklusi sosial.

Dialog ini juga turut dihadiri oleh perwakilan pasangan calon, yaitu Ilham Ari Fauzi, S.T sebagai wakil paslon nomor urut 3 dan perwakilan paslon nomor urut 4, Dr. Lusia Mangiwa.

Dengan kehadiran perwakilan beberapa paslon ini, diskusi berjalan secara dinamis, memperlihatkan komitmen mereka dalam mendengar dan merespons berbagai aspirasi publik.

“Dialog isu perkotaan ini adalah upaya kami untuk memanfaatkan momentum pilkada agar lebih partisipatif dan melibatkan teman-teman difabel. Kami ingin tahu juga sejauh mana komitmen para pasangan calon untuk berupaya menuntaskan masalah prioritas terkait isu perkotaan di Kota Makassar,” ungkap Agung Kappi selaku Koordinator Kotata’.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dijalankan dan berkolaborasi dengan organisasi/komunitas terkait agar bisa melihat masalah secara koprehensif dan dapa dijadikan pertimbangan kebijakan ke kepala daerah terpilih nantinya,” sambungnya.

Luaran dari diskusi ini salah satunya adalah penandatangan hasil survei isu prioritas dan komitmen para paslon akan perlibatan kelompok rentan dalam penyusunan dokumen tata ruang.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.