Terkini.id, Jakarta – Korea Utara lockdown, Kemlu: pulangkan dubes dan staf KBRI! Terkait situasi penguncian wilayah atau lockdown di Korea Utara (Korut), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memulangkan Duta Besar RI di Pyongyang, Berlian Napitupulu beserta para staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan keluarga pada Jumat 23 Juli 2021.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengungkapkan, ada total 15 orang, termasuk staf KBRI dan keluarga, saat ini sudah tiba di China.
“Benar. Mereka meninggalkan Korut kemarin dan sedang menjalani karantina di RRT (Republik Rakyat Tiongkok,” terang Faizasyah kepada wartawan di Jakarta, Sabtu 24 Juli 2021.
Ia menambahkan, dubes dan para staf tersebut akan kembali ke Indonesia setelah menjalani masa karantina selama 14 hari di China.
Seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, Sabtu 24 Juli 2021, Faizasyah menjelaskan pemerintah Korut memang sudah mempersilakan perwakilan asing di Pyongyang untuk memulangkan atau memindahkan staf diplomatik untuk sementara waktu.
- Airlangga Ungkap Kantor Kemenko Ekonomi Tak Pernah Lockdown saat Pandemi: Kita WFO Demi Menjaga Ekonomi
- Akibat Lonjakan COVID-19 di Korea Utara, Kim Jong Un Kurung Para Pejabat
- Kantor Balai Kota Makassar Lockdown Imbas 18 ASN Positif Covid-19
- Sejumlah Staff Positif Covid 19, Komisi III DPR Lockdown Mulai Besok
- Bikin Deg-degan! Indonesia Harus Waspada, Ada Ramalan Malapetaka dari China
“Imbauan ini diberikan mengingat pemerintah Korea Utara telah melakukan lockdown dengan menutup akses lalu lintas orang dan barang. Kebijakan ini diberlakukan oleh Pemerintah Korea Utara sejak awal pandemi hingga batas waktu yang belum ditentukan,” imbuhnya.
Sejak Korut mengeluarkan imbauan ini, hampir semua staf diplomatik asing sudah melakukan langkah penyesuaian.
Indonesia pun mengikuti jejak misi diplomatik negara lain setelah koordinasi secara detail dengan pemerintah Korut. Kendati demikian, Faizasyah memastikan pelaksanaan misi diplomatik dengan Korut akan tetap berjalan.
“Pelaksanaan misi diplomatik dilakukan dari Jakarta sampai situasi memungkinkan bagi misi diplomatik kembali ke Pyongyang,” terang Faizasyah.
Hingga saat ini, Korut sendiri belum melaporkan satu pun kasus Covid-19. Namun, kondisi di Korut sangat terpengaruh dengan kebijakan penutupan wilayah demi menghindari penularan Covid-19.
Penutupan wilayah ini memperparah situasi ekonomi Korut yang juga sempat dihantam sejumlah bencana alam dalam setahun belakangan. Akibatnya, kini Korut dilanda krisis pangan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
