Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar dipastikan akan memperpanjang jam malam selama 1 pekan ke depan. Hal itu berdasarkan informasi dari Ketua Tim Epidemiologi Covid-19 Makassar, Ansariadi.
“Tadi sudah ketemu Pj (Rudy Djamaluddin), saya sudah jelaskan situasi kasus Covid-19 dan sudah ada kesepakatan, tunggu besok konferensi persnya,” kata Ansaridi, Minggu, 3 Januari 2021.
Menurutnya, kasus Covid-19 di Makassar belum terkendali. Salah satu cara menekan jumlah pasien yang masuk rumah sakit dan yang melakukan isolasi mandiri di hotel adalah dengan pembatasan jam malam.
“Saat ini jumlah pasien rumah sakit dan isolasi mandiri di hotel semakin banyak,” ungkapnya.
Begitu pun jumlah kasus tenaga kesehatan di puskesmas yang terpapar Covid-19 semakin bertambah. Hal itu semakin mengkhawatirkan.
- Humas Kominfo Jeneponto, Makna Kurban Dan Pengabdian Sejati Seorang Pelayan Negara
- Perkuat Kerjasama Berkelanjutan, IKATSI Unhas Teken MoU dengan PII Makassar dan Fakultas Teknik UH
- Momentum Iduladha, Appi-Melinda Pererat Silaturahmi Bersama Jajaran Pemkot Makassar dan Masyarakat
- Wali Kota Makassar Munafri: Festival Keberkahan Kurban Bosowa Peduli Jadi Ajang Berbagi dan Pemberdayaan Masyarakat
- Momentum Idul Adha, Asmo Sulsel Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Tamalate
Kepala Bagian Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kota Makassar, Nursaida, mengaku sudah banyak nakes yang terpapar.
“Kalau untuk Puskesmas, rawat jalan saja sudah 24, belum lagi yang lain, kalau data lengkapnya saya tidak hafal,” kata dia.
Oleh sebab itu, ia mengatakan rumah sakit akan menambah kapasitas pasien. Begitu pun dengan hotel.
Saat ini jumlah hotel isolasi mandiri di sebanyak 7 dan kembali akan mengalami penambahan 2 hotel. Secara keseluruhan akan berjumlah 9.
“Kapasitas tempat tidur RS akan ditambah, gubernur sudah memanggil Direktur RS untuk itu. Kita berusaha agar semua pasien ditampung,” ungkapnya.
Selain itu, Nursaida mengatakan lemahnya pengawasan isolasi mandiri di rumah. Sehingga, pemerintah memutuskan menambah hotel isolasi mandiri.
“Kita takut kalau isolasi mandiri di rumah, siapa yang bisa pastikan dia tidak berkeliaran di luar,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
