Terkini.id –Sebanyak 75 ribu Daftar Pemilih Khusus (DPK) Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 lalu di Kota Makassar, akan di masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2020 mendatang.
Komisioner Program dan Data KPU Kota Makassar, Romy Harminto mengatakan, 75 ribu DPM akan dimutakhirkan menjadi data DPT.
“75 ribu DPK itu akan sinkronkan dengan data di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, kita juga terus mencari pemilih yang belum masuk DPT,” kata Romy Harmito.
Penyebab banyak pemilih tercatat DPK karena KPU mulai menutup tahapan pemutakhiran data KPU mulai 14 Maret sudah diketuk Palu penetapan DPT.
Sementara Dinas Kependudukan Catatan Sipil masih terus melakukan perekaman E KTP. Sehingga tercatat ada 75 ribuan tidak tercatat dalam DPK.
- Polisi Telusuri Jejak Anggaran Pilkada Soppeng Rp43 M, KPU Diduga Tak Transparan
- KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Suara Pilgub Sulsel 2024
- KPU Pastikan Debat Kedua Pilkada Soppeng Tetap Digelar
- Dua Pasangan Cabup dan Cawabup Soppeng Sepakat Menolak Debat Kedua, KPU Belum ada Pembatalan Resmi
- 101.836 KPPS se-Sulawesi Selatan di Lantik Secara Serentak
“Artinya orang orang yang punya KTP elektronik tapi belum terdata di DPT, maka dia masuk jadi DPK. Jadi saat itu terus merekam di disdukcapil. Jadi KPU saat masih menunggu proses sinkronisasi, setelah itu akan dimasukan dalam DPT,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
