Terkini.id, Makassar – Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan (KPU Sulsel), Hasbullah mengharapkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) memberikan kantor baru bagi KPU Sulsel.
Hal itu diungkapkan oleh Hasbullah di hadapan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin pada penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah, di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa 2 Oktober 2023.
Menurutnya, Kantor KPU Sulsel yang ada saat ini sangat kecil dan sesak, sehingga tidak representatif dalam bekerja kepemiluan.
“Kantor kami kecil kalau kita undang parpol sesak, sehingga tidak kondusif rapat berlama lama,” ungkap Hasbullah.
Olehnya itu, dia berharap Pj Gubernur bisa membantu mendapatkan lahan strategis agar KPU bisa berkantor yang memadai untuk mengawal proses Pemilu kedepan.
- KPU Sulsel Evaluasi Tahapan Pilkada 2024, Berharap Kedepan Lebih Berkualitas
- KPU Sulsel Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024
- KPU Resmi Serahkan Hasil Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih ke DPRD Sulsel
- KPU Tetapkan Andalan-Hati sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Terpilih
- KPU Sulsel Sukses Dongkrak Partisipasi Pemilih 71,4 Persen pada Pilgub
Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mengakui bahwa kantor KPU Sulsel saat ini tidak representatif, apalagi berada di pinggir jalan raya yang bisa mengganggu arus lalu lintas ketika ada kegiatan di KPU.
“Soal kantor nanti kita diskusikan khusus.
Saya sudah menyaksikan langsung, kantornya tidak representatif, dan tempatnya juga tidak alokatif. Berada di pinggir jalan raya, begitu banyak orang berdiri tertutup jalanan raya, kantornya juga kecil,” ungkapnya.
Bahtiar menambahkan, bukan hanya kantor KPU saja. Kantor Bawaslu Sulsel juga kecil dan tidak representatif.
“Sama Bawaslu juga saya sudah kunjungi. Nanti saya bicarakan,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
