Terkini.id, Jakarta – Isu konversi kompor gas ke kompor induksi belakangan ramai diperbincangkan publik dan menuai kritik dari berbagai pihak. Seperti kritik yang dikeluarkan oleh anggota DPR RI Komisi VII, Mulan Jameela.
Mulan Jameela dalam hal ini mengatakan jika program ini terlihat buru-buru dan mendesak. Menurutnya, ini terlalu dipaksakan.
Kritikan Mulan Jameela ini disampaikan pada saat rapat kerja Komisi VII dengan Kementerian Perindustrian.
Dilansir dari Suara.com jaringan Terkini.id, Jumat 23 September 2022, Mulan Jameela mengatakan jika program ini milik PLN dan Presiden, namun terkesan dipaksakan untuk direalisasikan.
“Urusan program ini adalah program kebijakan PLN dengan bapak presiden, tapi saya lihat sepertinya terlalu terburu-buru gitu. Kok mendesak banget”, kata Mulan Jamela.
- Bakal Maju Sebagai Caleg Pada Pemilu 2024, Ahmad Dhani: Optimis Saya Yakin Menang
- Satgas Penanganan Covid-19 Kaji Rencana Penggunaan Gelang Chip untuk Awasi Karantina
- Omicron Masuk Indonesia, Ahmad Dhani, Mulan Jameela dan Rachel Vennya Jadi 'Tersangka'
- Diduga Langgar Aturan Karantina, Mulan Jameela Disebut Tidak Solid: Menkes Aja Karantina!
- Sebut DPR Setara dengan Presiden, Anggota Dewan ini Kena Semprot Feri Amsari: Gak Benar, Ngawur!
Menurut Mulan Jamela, jika program konversi ke kompor induksi tetap dilaksanakan, ditakutkan hanya akan menambah masalah baru, bukan menyelesaikan masalah.
Dia memahami jika Kemenperin hanya sebatas menjalankan apa yang dimandatkan untuk merealisasikan konversi kompor gas ke kompor induksi.
“Kita tahu kementerian perindustrian hanya menjalankan mandate, tahu betul dan ini tujuannya untuk menekan laju kompor gas elpiji dan bagaimana menyelesaikan permasalahan over supply listrik. Tahu betul, tahu betul tapi mbok ya dipikir dulu”, sambungnya.
Mulan Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan
Dalam kritikannya, sebelumnya, Mulan Jamela juga menyampaikan jika kebijakan ini perlu dikaji ulang. Dia berpendapat jika konversi kompor gas ke kompor induksi belum cocok digunakan di Indonesia.
Alasan dibalik kritikan Mulan Jamela ini diketahui karena kompor listrik tidak cocok untuk memasak masakan lokal.
Dia menyebut jika dirinya telah memiliki kompor induksi, namun dia mengatakan jika masih tetap menggunakan kompor gas elpiji.
“Ini saya juju rya, kapasitas saya sebagai anggota dewan, sebagai emak-emak, kami di rumah aja punya kompor listrik tetap tak bisa lepas dari yang gas. Karena masakan Indonesia ya beda bukan orang bule yang pancinya ya seukuran gitu”, kata Mulan.
Dia juga mengkhawatirkan jika pemakaian kompor induksi ini benar-benar diterapkan, tagihan listrik masyarakat akan melonjak tinggi dan akan menjadi beban baru untuk masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
