Terkini.id, Jakarta – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mendorong pengembangan industri kesehatan berbasis syariah.
Menurutnya hal tersebut mendesak dilakukan saat ini untuk mendukung ekosistem syariah di Indonesia. Sesuai kebutuhan masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut.
“Pemerintah terus mendorong pengembangan industri kesehatan syariah yang akan mendukung kekuatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia,” ujar Ma’ruf, Senin 28 Februari 2022.
Ma’ruf menilai kehadiran rumah sakit berbasis syariah memiliki potensi besar dari sisi ekonomi.
Sekaligus mampu meningkatkan keimanan seorang muslim ketika melakukan pengobatan.
- Kepesertaan JKN 98,19 Persen, Indonesia Sabet Predikat UHC Jelang HUT RI ke-79
- Wapres Ma'ruf Amin Nilai Film Dirty Vote Bagian dari Dinamika Politik
- Dalam perayaan Migrants Day 2023, Benny Rhamdani Harap Ada Dana Abadi Bagi Pekerja Migran Indonesia
- Menko Polhukam Pimpin Rapat Terkait Penampungan Warga Rohingya
- Kementan dan TNI Perkuat Sinergi, Mentan : Ketahanan Pangan Identik Dengan Ketahanan Negara
“Terdapat potensi besar sekaligus kebutuhan yang tinggi untuk menghadirkan sistem pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kaidah Islam di Indonesia,” kata Ma’ruf.
Lebih lanjut ia menjelaskan pelayanan kesehatan pada RS syariah juga perlu memperhatikan tata kelola rumah sakit sesuai prinsip yang ada. Jadi bukan hanya pada nilai tambah pelayanan saja.
Untuk itu sistem pengelolaan harus merujuk dan mengikuti fatwa Dewan Syariah Nasional MUI yang berhubungan dengan hukum islam kontemporer bidang kedokteran.
Pelayanan kesehatan yang dimaksud diantaranya menjaga keberlangsungan ibadah pasien hingga pengurusan jenazah sesuai syariah.
Dilansir dari medcom.id, data Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) untuk tanggal 12 Januari 2022 menyebutkan saat ini sudah ada 71 rumah sakit syariah.
Namun baru sekitar 24 RS yang memperoleh sertifikat resmi.
“Selebihnya ada sembilan rumah sakit dalam proses prasurvei, 18 pendampingan, dua re-sertifikasi syariah, dan 18 sedang proses mendaftar pendampingan,” jelas Ma’ruf.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
