Terkini.id, Jakarta – Perseteruan Ustaz Maaher At-Thuwailibi dengan Gus Miftah di media sosial makin memanas. Setelah sebelumnya menyindir istilah lonte, kali ini Maaher menyinggung kata ereksi terhadap pendakwah tersebut.
Lewat cuitannya di Twitter, Senin 23 November 2020, Ustaz Maaher membagikan video ceramah Gus Miftah dan Buya Yahya.
Dalam narasi cuitannya, ia pun menyinggung istilah ‘ngaceng” yang identik dengan aktivitas ereksi pada alat kelamin.
“Di hadapan ibu-ibu dan anak-anak kecil lagi ceramah nyebut-nyebut ngaceng. Opo pantas lambemu ngono Gus? Kyai lah kok cangkeme ngono?” cuit Ustaz Maaher.
“Terus katanya Islam itu ‘tidak perlu dibela’?? Kena tompol Buya Yahya!” sambungnya.
- Sindir Husniah, Pengacara Khaerul Aco Sebut Preseden Buruk Jika Pejabat Publik Lakukan Manipulasi Data
- TP PKK Perkuat Kelembagaan, Kukuhkan Pengurus Koperasi PKK Jeneponto Bahagia
- Kalla Toyota Bukukan Penjualan Rp12,55 Miliar, Minat Mobil Hybrid Makin Tinggi
- Siapkan 8 Pilot Kapal Ahli di Indonesia Timur, PJM Gandeng TNI AL dalam Pendidikan Pandu Tingkat II
- Fadli Padi Kunjungi Urban Farming yang Dikelola Disabilitas
Ia pun mengatakan jika dikritik, Gus Miftah akan menyebut video ceramahnya tersebut diedit.
“Kalau dikritik nanti kayanya videonya diedit. Alah, ngeles aja kayak Bajaj,” ujar Ustaz Maaher.
Dilihat dari tayangan video yang dibagikan Ustaz Maaher, tampak Gus Miftah tengah ceramah di hadapan jemaah.
Dalam isi ceramahnya itu, Gus Miftah mengatakan bahwa Islam tidak perlu dibela.
“Islam itu tidak perlu dibela. Maka kemudian dia mengatakan kalau begitu bagaimana dengan Ormas yang mengatakan membela Islam. Maka waktu itu saya jawab ini yang namananya jaka sembung bawa golok,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
