Sindir Pemerintah Soal Perpres Miras, Gus Miftah Sebut Hanya Satu Miras yang Halal: Es Batu

Terkini.id, Jakarta – Peraturan Presiden (Perpres) mengenai legalnya investasi minuman keras (miras) di Indonesia menuai banyak pro-kontra dari berbagai pihak.

Tagar-tagar mengenai penolakan terhadap Perpres ini selalu menjadi tren di berbagai platform media sosial.

Tak hanya warganet yang menolak adanya penetapan ini, orang-orang penting hingga pejabat pun ikut mengomentari perihal keputusan ini.

Baca Juga: Posting Video Gempa Malang, Gus Miftah: Selamatkan Kami Ya Allah

Salah satunya, Gus Miftah. Ulama yang merupakan sahabat dari Deddy Corbuzier ini menolak adanya keputusan ini.

Gus Miftah melalui video yang diunggah oleh akun @ponpesoraaji menyebutkan bahwa dirinya paham betul bagaimana dampak negatif dari minuman keras.

Baca Juga: Beredar Video Gus Miftah Disebut Sindir Tengku Zul Soal Kata...

“Saya termasuk orang yang paham betul akan dampak negatif dari miras, karena kebetulan saya termasuk orang yang sering pengajian dengan korban-korban dari miras,” ujarnya dalam video tersebut, Senin 1 Maret 2021.

“Makanya saya tidak setuju dengan rencana pemerintah membuka pabrik-pabrik miras di Indonesia,” sambungnya.

Gus Miftah merasa apa pun yang dijadikan alasan untuk legalkan miras tetaplah salah. Perihal dapat keuntungan yang lebih baik, ia mengatakan masih banyak usaha halal yang lain.

Baca Juga: Terkuak! Ini Dia Tokoh di Balik Adanya Perpres Investasi Miras

“Walaupun dengan alasan akan memberikan keuntungan untuk negara. Saya pikir masih banyak usaha-usaha halal yang bisa kita lakukan di luar miras,” katanya.

Ia pun menyampaikan pesannya kepada pemerintah yang mengatur kebijakan ini.

“Maka, dear pemerintah, please minuman keras yang halal dan layak dikonsumsi hanya satu, es batu,” pungkasnya.

Unggahan Gus Miftah itu dibanjiri komentar oleh warganet. Banyak yang suka dengan kalimat penutup Gus Miftah yang membahas soal es batu.

Seperti akun @Ahmadwafqi1 yang menuliskan “Haha ada-ada saja sampean Gus,” tulis akun itu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka izin investasi untuk industri minuman keras (miras) atau beralkohol dari skala besar hingga kecil. 

Namun, investasi hanya bisa dilakukan di daerah tertentu.

Ketentuan ini tertuang di Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken kepala negara pada 2 Februari 2021.

Aturan itu juga merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sponsored by adnow
Bagikan