Terkini.id, Bandung – Seorang dokter yang bekerja di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung meninggal dunia, Kamis, 26 Maret 2020, usai positif terpapar virus corona atau COVID-19.
Dokter yang tak disebutkan namanya ini diketahui berusia 57 tahun. Sebelum meninggal dan dinyatakan positif corona, dokter tersebut merupakan pasien dalam pengawasan (PDP).
Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSHS M Kamaruzzaman mengatakan dokter tersebut pernah bekerja di salah rumah sakit umum di Jawa Barat.
“Pada hari ini kami sampaikan ada PDP yang positif berusia 57 tahun telah meninggal dunia,” ujar Kamaruzzaman, seperti dilansir dari Detik, Kamis, 26 Maret 2020.
Kamaruzzaman mengatakan bahwa dokter itu pernah bekerja di salah satu rumah sakit umum di Jawa Barat (Jabar).
- DJP Edukasi Perpajakan Profesi Dokter pada Dinas Kesehatan Kota Makassar
- Andi Adriana Rumpang, Dokter Muda Jadi Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2025
- Maju di Pilkada Takalar 2024, Dokter Helmiyadi Daftar di Demokrat dan Siap Jadi Kader
- Dokter Spesialis Hilang Bikin Warga Sulteng Bersimpati, Polisi Justru Ungkap Fakta yang Bikin Kecewa
- Larang Umat Kerja di Pabrik Rokok, Ustadz Khalid Basalamah: Haram, Tidak Boleh!
“Beliau dokter dan pernah bekerja di salah satu rumah sakit umum di Jabar,” ujarnya.
Hingga saat ini, kata Kamaruzzaman, jumlah pasien positif Covid-19 yang tengah dirawat mencapai 16 orang.
“Dari 31 kasus pasien dalam pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif ada 6 orang, sehingga total yang dirawat (pasien positif ada 16 orang), yang terdiri dari 9 laki-laki dan 7 orang perempuan,” terangnya.
Kamaruzzaman mengungkapkan, RSHS Bandung sampai Kamis hari ini pukul 17.00 WIB telah melayani total 261 orang dalam pemantauan dan 31 PDP.
Dari jumlah tersebut, dua pasien dinyatakan sembuh dan 5 orang meninggal dunia.
“Ada dua orang yang sembuh dan lima orang meninggal dunia,” ujarnya.
Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) lewat unggahan di akun Instagram resminya telah mengumumkan 6 dokter yang meninggal dunia di tengah pendemi Covid-19.
Keenam dokter tersebut meninggal dalam perjuangan mereka melawan virus tersebut. Tiga di antaranya yakni dr Adi Mirsa, dr Hadio, dan dr Joko Yudyoko.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
