Terkini.id, Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie memberi tanggapan terkait isu reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang semakin kuat berhembus.
Jerry Massie menilai bahwa Jokowi memang sebaiknya melakukan reshuffle dan mengganti para menteri yang tak becus.
“Sebaiknya Jokowi me-reshuffle dan mengganti menteri yang tak becus,” ujarnya pada Senin, 13 September 2021, dilansir dari GenPi.
Jerry bahkan menyarakan Presiden Jokowi untuk melakukan jajak pendapat atau angket untuk menentukan menteri mana yang layak dicopot.
Namun, ia juga menyampaikan keraguan bahwa Jokowi akan mengganti para pembantunya secara massal.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
Jerry memperkirakan, Presiden Jokowi mungkin hanya akan mengganti kurang dari lima menteri.
“Lantaran dia masih menghormati koalisinya. Berbeda dengan publik yang mendorong ganti menteri yang tak berprestasi,” jelasnya.
Lebih lanjuta, Jerry menerangkan bahwa keputusan untuk mengganti menteri dipengaruhi oleh mekanisme partai.
Paling tidak, lanjutnya, Presiden Jokowi akan berkomunikasi dengan para Ketua Umum partai politik mengrnai reshuffle tersebut.
“Kecuali dari kalangan profesional yang akan di reshuffle barangkali lebih besar kekuatannya,” ujar Jerry Massie.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
