“Pendampingan LAZ Hadji Kalla kepada kelompok tani di Desa Tonasa Kabupaten Gowa selama tiga tahun menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam budidaya alpukat,” imbuhnya.
Kemudian, Tim Ahli Badan Perakitan Modernisasi Pertanian Buah Tropikal, Henri mengatakan bantuan benih yang diberikan LAZ Hadji Kalla telah tumbuh subur.
“Senang melihat antusias para kelompok tani dalam mengikuti pelatihan-pelatihan yang dihadirkan,” kata dia.
“Mulai dari pemilihan benih yang tepat, pemeliharaan, pemupukan, pemangkasan, dan pengendalian hama dan penyakit tanaman, serta pelatihan teknikpembenihan mandiri dengan sistem sambung pucuk,”lanjutnya.
Dari monitoring yang telah dilakukan beberapa waktu lalu, kata Henri, pembenihan mandiri benih alpukat varietas unggul di Desa Tonasa Kabupaten Gowa mulai diwujudkan.
- Minta Maaf Secara Terbuka, Kapolres Jeneponto Jamin Berikan Sanksi Tegas Polis yang Intimidasi Wartawan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan Biosolar dan Pengaturan Layanan di SPBU Maros
- TKIT Nurul Uswah Tandutedong Lepas 51 Anak Didik, Bupati Minta Anak Sidrap Berani Berkompetisi
- 35 Struktur Kepengurusan DPW PPP Sulsel Akan Dilantik pada 20 Juni 2026, Diisi banyak Generasi Milenial dan Gen Z
- Korban Terseret Arus Sungai Rongkong di Luwu Utara Ditemukan Meninggal Dunia
Keseriusan kelompok tani Parang Tajjurru semakin terlihat dengan senantiasa memproduksi benih alpukat varietas unggul.
Kemudian mendaftarkan pohon induk ke Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Dinas Pertanian, serta memasarkan secara intens benih hasil produksi mereka di media sosial dan di pasar-pasar tradisional setempat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
