Terkini.id, Jakarta – Mahfud MD selaku Menko Polhukam merespons aspirasi dari Keuskupan Timika dan LBH Papua yang serukan gencatan senjata antara TNI-Polri dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Seperti diketahui, aspirasi ini awalnya disuarakan usai adanya dua balita yang tertembak serta ribuan warga mengungsi ke Gereja akibat aksi kontak tembak kedua pihak.
Mahfud pun mengatakan bahwa memang OPM lah yang selalu menyerang dari belakang dan menjadikan warga sipil sebagai korban.
Padahal, kata Mahfud, Polri dan TNI sejatinya sudah dari awal berhati-hati untuk melindungi para warga sipil.
“Seperti masyarakat tahu, Polri dan TNI sudah sangat berhati-hati melindungi warga sipil,” jelas Mahfud dilansir merdeka, Senin, 1 November 2021.
- Hingga 15 September, PDAM Makassar Salurkan 2.550 M Air Bersih
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Pemprov Sulsel Sidak SPBU Makassar, Stok BBM Dipastikan Aman
- BIN Bersama TNI, Polri, Kejari dan Pemkab Jeneponto Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan
- 4.561 Personil TNI-Polri Dilibatkan Dalam Operasi Ketupat 2024. Pj Gubernur Sulsel Ingatkan Petugas Jaga Kesehatan
- Aparat Gabungan TNI-Polri kembali Temukan 6 Jenasah Korban Pembantaian KKB di Yahukimo
“Tapi anda tahu OPM itu selalu menyerang dari belakang dan menjadikan warga sipil sebagai tameng dan korban,” lanjutnya.
Dengan begitu, Mahfud mengaku terus melakukan koordinasi melalui kantor Wakil Presiden.
Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan penanganan rutin sesuai standar dan prosedur.
“Senin ini kita akan rapat di bawah pimpinan Wakil Presiden. Baik berdasar Perpres No. 19/20 maupun UU No 2 Tahun 2021 terkait Dewan Papua, pimpinan pembangunan di Papua adalah Wakil Presiden,” jelasnya.
Ia meyakini, bahwa OPM sedang mengambil momentum untuk menarik perhatian luar negeri.
Sebab diketahui, saat ini Presiden Jokowi sedang di luar negeri dan bertemu dengan para tokoh G20.
“OPM memanfaatkan momentum itu. Padahal di lembaga internasional resmi masalah separatisme Papua tidak pernah diagendakan,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
