Terkini.id, Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga jual LPG Nonsubsidi 12kg dan 5kg per Sabtu 25 Desember 2021. Kisaran harga kenaikan yaitu Rp1.600 hingga Rp2.600 per kg.
Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Sub Holding Pertamina Commercial & Trading, Irto Ginting menjelaskan adanya kenaikan tersebut sebagai imbas dari tren peningkatan harga di contract price (Aramco) CPA LPG yang terus merangkak naik di tahun 2021.
“Besaran penyesuaian harga LPG nonsubsidi yang porsi konsumsi nasionalnya sebesar 7,5% berkisar antara Rp 1.600-Rp 2.600 per kg. Perbedaan ini untuk mendukung penyeragaman harga LPG ke depan serta menciptakan fairness harga antar daerah,” ucap Irto MInggu 26 Desember 2021.
Dengan adanya kenaikan dikhawatirkan masyarakat akan beralih ke penggunaan LPG Subsidi 3kg yang tidak mengalami penyesuaian harga.
Sebab itu, Pertamina meminta masyarakat mampu untuk tidak berubah haluan ke LPG 3kg. Karena hanya diperuntukkan untuk masyarakat kalangan kurang mampu.
“Kami mengimbau agar pengguna LPG nonsubsidi tidak beralih ke LPG subsidi,” ujar Irto dilansir dari detik.com.
Untuk memastikan itu, dia akan berusaha semaksimal mungkin mempertahankan jumlah pengguna gas tersebut. Diantaranya menjaga stok peredaran LPG Nonsubsidi tetap aman terkendali. Sehingga masyarakat lebih mudah menemukannya.
Edukasi langsung ke masyarakat juga akan dilakukan agar penyaluran LPG subsidi dapat tepat sasaran sesuai peruntukannya.
“Ini akan dilakukan bersama-sama dengan seluruh stakeholder dan masyarakat,” kata Irto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
