Ludahi Kopi Pesanan Polisi, Oknum Pegawai Dunkin Donuts Ditangkap

Terkini.id, Jakarta – Seorang oknum pegawai gerai Dunkin Donuts di wilayah Illinois, Amerika Serikat (AS) dipecat dan ditangkap lantaran meludahi kopi pesanan anggota polisi setempat.

Awalnya, polisi yang bertugas di negara bagian Chicago itu memesan kopi hitam di gerai Dunkin Donuts tersebut.

Namun, pada saat ia membuka tutup gelas kopi yang dipesannya, ia menemukan lendir di atas cairan kopinya itu.

Baca Juga: Disetujui Polisi, 4 Pejabat Pemkot Makassar Masuk Rehabilitasi

Belakangan, ia pun mengetahui bahwa lendir itu adalah cairan air ludah seorang pegawai Dunkin Donuts bernama Vincent J. Sessler (25) yang menyiapkan kopi sang polisi tersebut.

Vincent pun akhirnya ditangkap atas tuduhan melakukan perbuatan tak senonoh kepada aparat polisi.

Baca Juga: Hati-hati! Polisi Bakal Awasi Arus Silaturahmi dan Kunjungan Wisata Anda...

“Ini keterlaluan dan menjijikkan,” kata pihak Kepolisian Negara Bagian Illionis, Brendan F. Kelly dalam sebuah pernyataannya, Selasa, 4 Agustus 2020 seperti dilansir dari CNN.

“Padahal, para polisi di Negara Bagian Illinois sudah menaruh hati dan jiwa mereka untuk melindungi kehidupan dan hak-hak semua orang di negara bagian ini, setiap hari,” sambungnya.

Menurutnya, aparat polisi tak pantas mendapat perlakuan tak senonoh tersebut.

Baca Juga: Sebut Orang Pakai Masker Tolol, Pria ini Kini Diselidiki Polisi

“Mereka tak layak mendapatkan perlakuan yang menghina dan berbahaya seperti ini,” ujar Brendan.

Usai kejadian itu, Vincent pun juga dipecat dari gerai Dunkin Donuts tempatnya bekerja.

“Jenis perilaku yang dilaporkan kepada kami tidak konsisten dengan nilai-nilai dari brand yang kami dirikan,” kata Juru Bicara Dunkin Donuts Negara Bagian Illionis kepada CNN.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa Dunkin Donuts sangat menghargai petugas polisi.

“Dunkin sangat menghargai kepolisian yang bekerja tanpa lelah untuk menjaga komunitas kita aman,” ujarnya.

“Kami pun telah menghubungi petugas tesebut secara langsung untuk meminta maaf atas kejadian ini,” tambahnya.

Saat ini, oknum pegawai Dunkin Donuts tersebut telah ditahan di kantor Kepolisian Chicago untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Bagikan