Masuk

Geram Indonesia Disamakan Dengan Sri Lanka, Luhut Binsar Pandjaitan: Sakit Jiwa Itu, Suruh Datang ke Saya

Komentar

Terkini.id, JakartaLuhut Binsar Pandjaitan yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengaku geram dengan pihak yang menyebutkan keadaan Indonesia disamakan dengan Sri Lanka.

Luhut pun menegaskan bahwa perekonomian bangsa ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan Sri Lanka yang sedang dilanda kebangkrutan.

Dirinya meminta kepada oknum-oknum yang menyatakan Indonesia sedang berada di level yang sama dengan Sri Lanka harus memberikan data yang valid.

Baca Juga: Resesi Seks Ikut Hantui Indonesia, Pakar Ungkap Alasan Wanita Enggan Nikah dan Punya Anak

“Kalau ada yang ngomong kita mau disamakan dengan Sri Lanka, bilang dari saya, sakit jiwa itu. Lihat data-data yang baik. Suruh datang ke saya dia,” ujar Luhut yang dilansir dari Tribunnews.com, Sabtu 16 Juli 2022.

Luhut menghimbau kepada seluruh pihak untuk tetap kompak walaupun saat ini Indonesia sedang menghadapi krisis global.

“Jangan kepentingan politiknya dibikin-bikin. Kalau untuk kepentingan dalam keadaan sulit ini, kita harus kompak jangan digunakan hal-hal itu,” tuturnya.

Baca Juga: Jelang BWF World Tour Finals 2022, PBSI: Tunggal dan Ganda Putra Jadi Nomor Unggulan Indonesia!

“Jangan membohongi rakyatnya, itu saya tidak suka melihat itu untuk dia populer, dia bikin berita-berita bombastis yang membohongi rakyat. Itu saya pikir tidak adil dan tidak benar,” ujar Luhut.

Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan pun menyatakan bahwa Indonesia tidak akan mengalami nasib yang sama perihal kondisi perekonomiannya dengan Sri Lanka.

Menurutnya Indonesia bisa mencegah kebangkrutan karena memiliki ketahanan yang baik.

“Seluruh dunia sekarang menghadapi konsekuensi dari geopolitik dalam bentuk kenaikan harga bahan-bahan makanan dan energi yang mendorong lebih tinggi lagi inflasi, setelah tadinya sudah meningkat akibat pandemic,” imbuhnya.

Baca Juga: Sri Lanka Akhiri Pemadaman Resor Untuk Merayu Kembali Wisatawan

Karena inflasi yang melonjak itu, akhirnya sejumlah negara mengambil kebijakan untuk mengantisipasi hal tersebut.