Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan menilai kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan berkurang di tengah penurunan kasus harian Covid-19.
Oleh karena itu, Luhut mengungkapkan pengawasan dan penegakkan hukum harus ditingkatkan semua pihak.
“Di berbagai sektor, terutama seiring disiplin masyarakat yang semakin berkurang terhadap pandemi COVID-19. Karena kami kirim tim juga,” kata Luhut dalam konferensi pers, Senin 25 Oktober 2021.
Luhut mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan tim, ternyata masih banyak klub malam di sejumlah daerah yang melanggar ketentuan jam operasional.
Olehnya itu, Luhut bahkan mengirimkan tim untuk mengecek aktivitas klub malam di sejumlah daerah.
- Pemerintah Sudah Larang Ekspor Bauksit, Sebentar Lagi Tembaga dan Timah
- Pelaku Ekspor Ilegal Nikel 5 Juta Ton Akhirnya Diungkap Luhut Panjaitan, Bukan dari Sulawesi
- Suasana Ruang Sidang Kasus Pencemaran Nama Baik Luhut Binsar Mendadak Riuh
- Pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan Soal OTT KPK Tuai Berbagai Tanggapan
- Luhut Binsar Pandjaitan Angkat Bicara Soal Pencabutan PPKM
“Lihat misalnya ada klub malam, misalnya di daerah Semarang atau di daerah tempat lain, itu buka sampai jam 2 pagi. Seperti ini kan berbahaya sekali,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Luhut pun mewanti-wanti, pelanggaran protokol kesehatan sangat berbahaya. Jika kasus makin bertambah, maka kemungkinan akan lockdown lagi.
Jika lockdown lagi, maka semua akan tutup dan dibatasi lagi. Sehingga Luhut sangat mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan. Hal ini demi kebaikan bersama.
Lebih lanjut, Luhut menegaskan keberhasilan untuk menahan gempuran gelombang baru virus Corona tergantung pada pengendalian kasus COVID-19.
“Saya ingin mengingatkan bahwa kita dapat menahan gelombang baru dengan terus mengendalikan jumlah kasus yang tambah per hari itu harus di bawah 2.700 kasus,” tuturnya, dilansir dari Detikcom.
Tak hanya melanggar jam operasional, Luhut mengungkapkan, banyak juga bar dan klub malam yang beroperasi tanpa mengindahkan protokol kesehatan.
Dia melanjutkan, selain itu, banyak klub malam yang meminta pengunjungnya untuk tidak mengambil gambar agar tidak ketahuan.
“Bar dan klub malam masih beroperasi tanpa memperhatikan protokol kesehatan yang ada. Di beberapa bar tidak diperbolehkan para pengunjung untuk mengambil gambar dan video. Ndak boleh. Supaya jangan ketahuan gitu. Di Bali, misalnya, kelihatan banyak sekali. Dan saya mohon pemda Bali juga kali untuk perhatikan ini,” papar Luhut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
