Makassar Terkini
Masuk

Vaksin Booster Jadi Syarat Wajib Perjalanan, Fadli Zon Angkat Bicara: Kenapa Persulit Rakyat?

Terkini. id, Jakarta – Pemerintah berencana akan menerapkan peraturan baru demi mencegah penyebaran Covid-19. Di mana vaksin booster menjadi syarat wajib perjalanan. Hal itu disampaikan oleh Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan. 

Luhut mengatakan bahwa pemerintah akan memberlakukan syarat vaksinasi booster untuk mobilitas masyarakat di ruang publik. Syarat tersebur akan diterapkan maksimal dua minggu lagi.

“Pemerintah akan kembali menerapkan kebijakan insentif dan disinsentif dengan kembali mengubah dan memberlakukan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat mobilitas masyarakat ke area publik. Selain itu, pemerintah akan kembali menerapkan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan baik udara, darat, maupun laut, yang akan dilakukan maksimal dua minggu lagi,” ujar Luhut dalam keterangan tertulis, dikutip dari detikNews. 

Kebijakan baru tersebut membuat Mantan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon jadi angkat bicara. Ia bertanya mengapa kebijakan tersebut justru malah mempersulit mobilitas rakyat? 

“Seharusnya sdh di ujung pandemi, di Eropa, AS n benua lain hampir tak ada yg pakai masker bahkan tak ditanya vaksin booster. Knp mempersulit mobilitas rakyat?” tulis Fadli lewat akun Twitter, Selasa 5 Juli 2022.

Kebijakan yang menurut Fadli Zon mempersulit rakyat ini  merujuk pada hasil Rapat Terbatas Kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Hal tersebut akan diatur melalui peraturan Satgas Penanganan Covid-19 dan peraturan turunan lainnya, melansir dari TribunNews. 

Luhut juga menyampaikan bahwa untuk mendorong vaksinasi booster, syarat perjalanan dan masuk tempat umum seperti mal dan perkantoran, akan diubah jadi vaksinasi booster.

“Sentra vaksinasi di berbagai tempat, seperti bandara, stasiun kereta, terminal, dan pusat perbelanjaan juga akan diaktifkan kembali untuk memudahkan masyarakat mengakses vaksinasi,” kata Luhut.