Terkini.id, Jakarta – Tanah air berduka, Ustaz Maaher At-Thuwailibi (Soni Ernata) dinyatakan meninggal pada hari Senin, 8 Februari 2021. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh sang kuasa hukum, Djuju Purwantoro.
Menurut keterangan Djuju, sang klien meninggal di Rumah Tahanan Bareskrim Polri Jakarta Selatan karena sakit pada pukul 19.00 WIB. Ia menyampaikan bahwa Ustaz Maaher memiliki luka di bagian usus.
Semasa hidupnya, sosok satu ini dinilai publik sebagai sosok ustaz kontroversial bermulut kasar.
Beberapa kali netizen memergokinya menulis tulisan yang dianggap tak layak untuk ukuran seorang ustaz yang seharusnya menjadi panutan banyak orang.
Meski sebagian telah dihapus, bagaimanapun, rekam jejak digital sang ustaz masih akan terus ada.
- Andi Syahrum Dikabarkan Ditunjuk Jadi Plt Dirut PDAM dan Andi Taufik Sebagai Dirum
- Kanwil Kemenkum Sulsel Beri Catatan Strategis dalam Pembahasan RUU HPI di Makassar
- Pembekalan Pengawas UTBK-SNBT 2026, Plt Rektor Univ Tekankan Integritas
- Pemberdayaan Perempuan Dimulai dari Mengenali Diri, Ini Misi Rezki Radhiya Usman sebagai Personal Power Coach
- Kontraktor Pemkab Lutim Arlan Tersangka Kasus Penipuan Rp280 Juta
Seperti pada tanggal 22 Maret 2020 lalu, melalui laman Twitter-nya @ustadzmaaher_ ia mencuitkan sesuatu mengenai almarhum Gus Dur.
“Yang udah mati itu GUS DUR. Kyai buta yang pernah pernah mengatakan “Al-Quran adalah kitab porno”. Dia udah mati. Udah jadi bangkai. Kalau saya belum,” tulisnya sembari membubuhkan emoji tersenyum.

Lalu di lain kesempatan, ia juga menuliskan sesuatu yang dianggap netizen merupakan penghinaan kepada Habib Luthfi.
Sembari mem-posting foto sang habib, Ustaz Maaher pun menuliskan caption kontroversial ini, lengkap (lagi-lagi) dengan emoji tersenyum:
“Iya, tambah cantik pakai jilbab. Kayak kyai-nya banser ini ya.”

Tak sampai di situ, koarannya yang tak kalah membuat heboh, yaitu ketika Ustaz Maaher secara terang-terangan menghina para Tiktokers. Menurutnya, ada dua model manusia pengguna Tiktok.
“Yang pertama, para wanita bermental pelacur. Wanita-wanita yang tak punya harga diri. Wanita-wanita hina dan nista yang menunjukkan auratnya joget-joget layaknya anjing rabies,” jelasnya panjang lebar.
Ia lalu menambahkan, “Yang kedua, model makhluk main TikTok itu laki-laki setengah pria alias bencong. Jadi, tidak layak orang yang sudah hijrah itu bermain TikTok.”
Tak ayal, opini-opini pedasnya itu pun mendulang protesan keras dari netizen. Sebagian dari mereka berpendapat bahwa Ustaz Maaher terlalu kasar dalam menyampaikan sesuatu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
