Mahasiswa Desak Kapolri Idham Azis Selesaikan 6 Kasus Korupsi di Sulsel

Kapolri Jenderal Idham Azis didampingi sejumlah pejabat Polda Sulsel saat berkunjung ke Kota Makassar, Sabtu 11 Januari 2020
Kapolri Jenderal Idham Azis didampingi sejumlah pejabat Polda Sulsel saat berkunjung ke Kota Makassar, Sabtu 11 Januari 2020

Terkini.id, Makassar – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Selatan dan Barat (Badko HMI Sulselbar) mendesak Kapolri Jenderal Idham Azis menyelesaikan sejumlah kasus korupsi yang sudah lama mengendap di Sulsel.

HMI menilai penanganan kasus oleh Polda Sulsel tidak serius. Khususnya kasus dugaan tindak pidana korupsi yang merupakan kejahatan luar biasa. Sudah lama menjadi atensi masyarakat Sulawesi Selatan.

“Masih terdapat beberapa penanganan kasus yang mandek dan berjalan di tempat serta beberapa kasus korupsi yang tiba-tiba dihentikan tanpa alasan hukum yang jelas,” ungkap Ketua Bidang Hukum dan HAM Badko HMI Sulselbar Syamsumarlin, dalam rilisnya, Senin 13 Januari 2020.

Marlin menyebut enam kasus yang perlu diselesaikan adalah :

1. Kasus dugaan korupsi proyek pengadaan 1000 unit kandang ayam Kota Palopo yang ditangani Polda Sulsel sejak tahun 2015 senilai Rp 8 Miliar. Tiba-tiba dihentikan proses penyelidikannya.

Menarik untuk Anda:

2. Kasus dugaan suap proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Parepare sebesar Rp 40 Miliar.

3. Kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Mangkendek Tana Toraja.

4. Penuntasan kasus dugaan korupsi Fee 30 persen di Pemerintah Kota Makassar.

5. Kasus dugaan korupsi di lingkup Dinas Perhubungan Sulsel. Dugaan korupsi pengadaan traffic light, dugaan gratifikasi pada kegiataan mutasi kendaraan plat hitam menjadi pelat kuning, dan dugaan korupsi pada kegiatan pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata.

6. Kasus dugaan korupsi pengadaan kapal latih Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel Tahun Anggaran 2018 yang ditangani Polrestabes Makassar;

“Meminta kepada Bapak Kapolri yang terhormat untuk memberikan atensi khusus dan segera melakukan supervisi terhadap kinerja penanganan kasus-kasus oleh Polda Sulsel. Sehingga progresivitas dan profesionalisme penegakan hukum oleh Polri berjalan baik,” ungkap Marlin.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Usai Bakar Poster HRS, Beredar Video Budi Djarot Sebut Habib Rizieq Kena Tetes Darah Khawarij

KPK Harap Perbup Gowa Nomor 28 Tahun 2020 Jadi Role Model di Sulsel

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar