Menurutnya, sejumlah kota seperti Semarang, Samarinda, dan Madiun telah berhasil mempercepat pembangunan melalui skema tersebut tanpa bergantung sepenuhnya pada APBD.
Ia juga menekankan pentingnya membangun city branding sebagai identitas daerah yang mampu meningkatkan daya saing dan menarik investasi.
“Branding bukan hanya pencitraan. Branding yang baik adalah citra hari ini, cerita masa lalu, dan cita-cita masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan Rakernas XVIII APEKSI merupakan forum strategis bagi pemerintah kota untuk memperkuat kolaborasi, menyelaraskan program pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi kota-kota di Indonesia semakin kompleks sehingga diperlukan sinergi antardaerah dalam menghadirkan kebijakan yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

- Bank Sulselbar Sabet TOP Digital PR Award 2026, Bukti Komunikasi Digital Makin Solid
- Perkuat Mutu dan Integritas, Polbangtan Kementan Jalani Audit Surveillance Integrasi ISO
- Dari Prestasi Untuk Negeri, Cetak Generasi Unggul, Festival Pelajar Jeneponto Vol I Siap Digelar
- Program Doktor Pendidikan Vokasi Keteknikan UNM Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK
- Ale Deep Kembali Pimpin Sanggar Merah Putih Makassar, Pendiri Tekankan Go Digital
“Asosiasi Pemerintah Kota memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, sekaligus menghadirkan pembangunan yang tangguh dan mampu menjawab berbagai dinamika yang terus berkembang,” ujar Munafri.
Munafri menambahkan, kehadiran para kepala daerah dalam Rakernas APEKSI bukan sekadar memenuhi agenda tahunan organisasi, melainkan menjadi ruang berbagi pengalaman, memperkuat kerja sama, sekaligus merumuskan berbagai solusi atas persoalan perkotaan.
Menurutnya, forum tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan pelayanan publik, penguatan ketahanan kota, transformasi digital pemerintahan, pengembangan ekonomi daerah, hingga kolaborasi antarwilayah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
“Melalui forum Rakernas APEKSI, berbagai isu strategis perkotaan dibahas bersama, mulai dari peningkatan pelayanan publik, penguatan ketahanan kota, transformasi digital pemerintahan, pengembangan ekonomi daerah, hingga penguatan kolaborasi antarwilayah dalam mendukung program pembangunan nasional,” tutup Munafri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
