Ia menyarankan agar warga berkoordinasi dengan tetangga yang tidak ikut mudik, sehingga rumah mereka tetap mendapatkan pengawasan.
“Kalau ada tetangga yang akrab, beri tahu saja sekaligus minta tolong untuk sesekali melihat-lihat rumah. Ini bisa mengurangi risiko kejahatan,” katanya.
Pemerintah Kota Makassar juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli keamanan di kawasan permukiman selama libur Lebaran.
Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman meskipun banyak rumah yang ditinggalkan pemiliknya.
Selain itu, Munafri mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan penitipan kendaraan yang disediakan di beberapa titik kota.
- Laskar Rasulullah Tolak Eksekusi Lahan, Nilai PN Sungguminasa Terburu-buru dan Cacat Prosedur
- Manajemen JS Mineral Lakukan Investigasi Menyeluruh Terkait Dugaan Partikel Hitam pada Produk Air Mineral
- Tak Perlu Jauh-jauh, Bareskrim Polri Serahkan Laporan Bupati Gowa ke Polda Sulsel
- Kallafriends Reopening Booth di MaRi, Ramaikan Pesta Bola Dunia 2026
- Asmo Sulsel Hadirkan Promo Kicau Honda, DP Mulai Rp700 Ribu dan Hemat hingga Rp8 Juta
Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko pencurian kendaraan bermotor yang kerap meningkat selama musim mudik.
Pemerintah Kota Makassar juga menyiapkan posko pengamanan di berbagai titik strategis guna membantu masyarakat yang membutuhkan informasi atau layanan darurat.
Dengan persiapan yang matang dan kesadaran warga terhadap keamanan rumah masing-masing, diharapkan musim mudik tahun ini dapat berjalan dengan lancar tanpa insiden yang merugikan.
“Harapan kita semua, warga Makassar bisa mudik dengan tenang, merayakan Idulfitri dengan sukacita, dan kembali dengan selamat tanpa ada kekhawatiran,” tutup Munafri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
