Evakuasi dan Kesiapan BPBD
BPBD Makassar, bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Dinas Lingkungan Hidup, terus melakukan upaya evakuasi.
Sepuluh unit perahu karet, perahu fiber, dan perahu lipat dikerahkan untuk membantu warga yang terjebak banjir. Petugas juga dilengkapi dengan perlengkapan pelindung diri (PPE) guna memastikan keselamatan selama proses evakuasi.
“Kami sudah siapkan perahu dan tim penyelamat untuk membantu warga yang terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar sungai atau wilayah yang rawan banjir,” kata Hendra.
Selain itu, BPBD juga terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca. Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
- Kabupaten Jeneponto Diguncang Dua Peristiwa Kebakaran Dalam Sehari, 1 Warga Meninggal Dunia
- Lanjutan Kasus Pungli hingga Miliaran di Dinas Perkimtan Gowa, Giliran Ketua Kadin Diperiksa di Polres
- Ketua DPRD Sulsel Siap Kawal Aspirasi BADKO HMI Sesuai Kewenangan Pemerintah
- Melihat Bagaimana Politik Mempengaruhi Akses dan Keadilan dalam Sistem Kesehatan di Indonesia
- Pemkot Makassar Siap Bersinergi Wujudkan Sekolah Unggulan SMP-SMA Boarding School
“BMKG sudah memprediksi bahwa puncak musim hujan tahun ini lebih tinggi dibandingkan Desember lalu. Karena itu, kami meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk menyiagakan personel di empat kecamatan yang rawan banjir,” ujar Hendra.
BPBD Makassar memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap memberikan bantuan tambahan bagi warga terdampak jika situasi memburuk.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
