Tahun 2022 mendatang, Dinsos berkomitmen untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, khususnya soal bantuan ke korban bencana. Ia menganggap bantuan yang tak tersalurkan menimbulkan kerugian negara.
“Itu memang ada kerugian, karena sembako yang sudah dibeli tidak tersalurkan,” tutupnya.
Agar kejadian serupa tak terulang, Muhyiddin berencana mengubah sistem pengadaan bantuan logistik, khusus yang berupa makanan. Sistem yang digunakan nantinya adalah sistem drop out atau DO.
“Jadi kalau sistem DO, nanti pada saat dibutuhkan baru diambil, langsung disalurkan. Jadi tidak ada yang tinggal, supaya tidak jadi tertimbun,” jelasnya.
Terpisah, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menegaskan seharusnya bantuan tersebut telah diberikan kepada masyarakat.
“Beberapa sembako yang rusak sejak 2020, sehingga saya segera tangani dipisahkan,” ucap Danny Pomanto.
Ia pun meminta agar masalah ini segera diselidiki lantaran masuk dalam kategori kerugian negara.
“Manajemen Dinsos kurang bagus, sekarang kita sementara perbaiki,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
