Mandiri, AXA Mandiri dan KemenBUMN Sediakan Proteksi Jiwa Rp 1 T untuk 35.000 Tenaga Medis

Perusahaan jasa keuangan, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) dipercaya oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) sebagai induk usaha perusahaan dan Kementrian BUMN untuk memberikan proteksi jiwa kepada sekitar 35 ribu tenaga kesehatan yang tengah menangani kasus penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).

Terkini.id, Jakarta – Perusahaan jasa keuangan, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) dipercaya oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) sebagai induk usaha perusahaan dan Kementrian BUMN untuk memberikan proteksi jiwa kepada sekitar 35 ribu tenaga kesehatan yang tengah menangani kasus penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).

Pemberian asuransi secara simbolis dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar kepada Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Daeng Mohammad Faqih, serta disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah SKp., SH, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi, dan Direktur Kepatuhan AXA Mandiri Rudy Kamdani di Jakarta, awal April 2020.

“Kami berterima kasih kepada Bank Mandiri dan Kementerian BUMN karena telah memberikan kesempatan kepada AXA Mandiri untuk berperan aktif dalam menghadapi tantangan di bidang kesehatan saat ini.

Oleh karena itu, sebagai bentuk komitmen perusahaan yang bergerak dalam bidang asuransi jiwa, AXA Mandiri menyiapkan perlindungan asuransi jiwa bagi para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan penanganan COVID-19 di Indonesia,” ujar Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma dalam keterangan pers, Minggu 5 April 2020.

Asuransi yang disediakan untuk para tenaga kesehatan tersebut adalah produk asuransi jiwa kumpulan yang memberikan manfaat perlindungan jiwa jika tertanggung meninggal dunia termasuk disebabkan oleh COVID-19.

Baca juga:

Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) hingga berita ini diturunkan, sebanyak 20% dari sekitar 1.500 tenaga kesehatan yang ada di 132 rumah sakit terinfeksi COVID-19 ketika menangani virus tersebut.

Melihat data tersebut, menurut Handojo, layanan proteksi bagi tenaga kesehatan sangat diperlukan supaya memiliki perlindungan diri yang tepat di tengah tingginya risiko, ketika menjalani tugas penanganan COVID-19 di rumah sakit.

“Proteksi menyeluruh merupakan dukungan yang diberikan AXA Mandiri bekerja sama dengan Bank Mandiri dan Kementerian BUMN untuk memberikan motivasi kepada para tenaga kesehatan dalam menangani COVID-19. Dengan demikian, mereka dapat memiliki ketenangan pikiran dalam bekerja,” jelasnya.

Kerja sama ini juga mendapat sambutan baik dari Komisaris AXA Mandiri Julien Steimer yang memberikan dukungan penuh atas keikutsertaan AXA Mandiri menjadi salah satu bagian penting dalam inisiatif yang diprakarsai Bank Mandiri dan Kementrian BUMN ini.

“Dengan terlibat aktif melindungi para tenaga kesehatan dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia, kami berharap agar situasi darurat ini segera berakhir dan para pasien yang terinfeksi dapat segera sembuh karena tertangani dengan baik,” jelas Julien.

Melihat situasi yang terjadi saat ini, Handojo mengatakan, disamping perlindungan untuk tenaga kesehatan AXA Mandiri semakin aktif dalam mengampanyekan pentingnya asuransi sebagai instrumen proteksi diri yang hadir di setiap momen kehidupan masyarakat.

Salah satunya bekerja sama dengan aplikasi Halodoc agar masyarakat dapat berkonsultasi mengenai kesehatan di mana pun mereka berada. Selain itu, kini produk asuransi yang disediakan perusahaan juga telah dirancang untuk memberikan manfaat khusus bagi nasabah yang terpapar COVID-19 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Aktifitas ini adalah bentuk komitmen AXA Mandiri untuk memberdayakan masyarakat Indonesia agar menjalani kehidupan yang lebih baik (Empower people to live a better life). Kami berharap seluruh upaya ini dapat menjadi semangat bagi masyarakat Indonesia untuk bersama-sama memerangi wabah COVID-19,” tutup Handojo

Komentar

Rekomendasi

Langkah OJK Menghindari Kebangkrutan dan PHK Massal

Bank Indonesia Sulsel Siapkan Uang Tunai Rp4,32 Triliun untuk Idul Fitri 2020

Iuran BPJS Batal Naik Per April, Ini Solusi untuk Warga yang Sudah Terlanjur Bayar

Bank Muamalat Padukan Benefit Finansial dan Donasi Sosial di Masa Pandemik

Pedagang Bakso dan Pekerja Lain di Sektor Ini Mendapat Rp 880 Ribu Per Bulan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar