Setelah satu dekade, para peneliti memeriksa daftar kematian orang-orang yang mengikuti penelitian. Peneliti lalu mulai membandingkan gaya hidup dan masa hidup.
Hasil temuannya menunjukan bahwa sepertiga dari daftar orang dengan duduk terlama dan sepertiga orang yang melakukan aktifitas fisik terendah memiliki risiko kematian dini sekitar 260 persen dibandingkan mereka yang banyak bergerak dan sedikit duduk.
Dalam penelitian tersebut juga mencatat perilaku merokok, massa tubuh dan faktor lainnya juga memberi pengaruh,
Kombinasi lainnya yakni mereka yang banyak duduk tapi melakukan aktifitas fisik, sepertiga orang yang berada di pertengahan daftar melakukan olahraga selama kurang lebih 11 menit ternyata secara signifikan memiliki risiko kematian dini lebih rendah dibandingkan dengan yang kurang bergerak.
Para peneliti mengolah angka temuannya lebih lanjut dan menemukan, mereka yang melakukan jalan cepat dan aktifitas fisik sedang dapat meningkatkan harapan hidup terlepas dari apapun aktifitasnya.
- Ruang Pintar di Lorong Sungai Cerekang: Menanam Harapan dari Ruang Sempit Kota
- Satgas TMMD ke-128 Bersama Rakyat, Gotong Royong Wujudkan Akses Penghubung Dua Desa
- Harapan dan Ironi di Balik Menu MBG, Ketika Solusi Gizi Berubah Menjadi Ancaman Kesehatan di Jeneponto
- Rakor Bersama Forkopimda, Wali Kota Makassar Appi Matangkan Pengamanan May Day Fest 2026
- Rinnai Luncurkan Kompor Pintar di Makassar, Jawab Kebutuhan Dapur Masa Kini
Hasil penelitian tersebut hanya meneliti dan membuktikan keterkaitan aktivitas fisik, duduk dan kematian yang sangat erat,
Profesor epidemiologi dan aktivitas fisik di Sekolah Ilmu Olahraga Norwegia di Oslo, Norwegia, Ulf Ekelund yang memimpin studi tersebut mengatakan hasil penelitian ini setidaknya memberikan peringatan untuk kita semua agar tetap bergerak disela pekerjaan yang banyak duduk sehari-hari.
Menurutnya, jalan cepat adalah olahraga moderat yang sangat baik dan dalam durasi setengah jam atau kurang dapat memperpanjang usia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
