Maraknya Dampak Negatif di Era Digitalisasi, Wawali Himbau Orangtua Pantau Pergaulan Anak

Maraknya Dampak Negatif di Era Digitalisasi, Wawali Himbau Orangtua Pantau Pergaulan Anak

Syareevah Firdha Aulia

Penulis

Terkini.id, Palopo –   Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam Indonesia Muslimat Hidayatullah DPD Luwu Raya menggelar Seminar Parenting yang mengusung tema “Mendidik Anak Mencintai Al-Qur’an“, di aula IAIN Palopo, Sabtu (11/1/2020).

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Palopo DR.H.Rahmat Masri Bandaso yang dalam sambutannya mengingatkan besarnya pengaruh global yang dirasakan saat ini.

Oleh karena itu, mantan ketua DPRD Palopo tersebut mengajak semua keluarga muslim agar senantiasa membentengi diri dari dampak negatif perkembangan era globalisasi.

“Salah satu contoh pengaruh era globalisasi saat ini yakni dampak dari penggunaan smartphone, oleh karena itu kita semua wajib melindungi diri kita, keluarga kita dari dampak yang ditimbulkannya,” ujarnya.

Wawali yang biasa disapa dengan akronim RMB tersebut juga menyebutkan bahwa berdasarkan data penelitian dan pengkajian setidaknya terdapat 80% keberhasilan seorang anak dipengaruhi oleh orang tua, sisanya diperoleh dari lingkungan pergaulan, lingkungan sekolah dan lain sebagainya.

Karena itu dirinya berharap penuh agar keluarga memperhatikan betul lingkungan pergaulan generasi muda dan masyarakat. Terlebih Kota Palopo saat ini menurutnya telah disasar oleh pengedar narkoba.

“Sebagai orang tua harus tahu dimana anak kita bergaul dan siapa teman main mereka,” lanjutnya.

Seminar parenting yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirikan pemateri yakni ustadz Drs. Zainuddin Musaddad, MA dan ketua  DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan Drs. Mardatillah.

Turut hadir dalam seminar itu Kepala Dinas P3A Kota Palopo Suriani Suli.

(Ichzan, Diskominfo Palopo)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.