Terkini.id, Jakarta – Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin dalam beberapa acara penting kerap absen. Salah satunya pada saat acara reshuffle kabinet yang dilakukan oleh Presiden Jokowi.
Melihat absennya Ma’ruf Amin dalam acara reshuffle presiden, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyindir Presiden Jokowi dengan mengatakan bahwa seharusnya pada saat itu ada video call yang melibatkan Ma’ruf Amin dalam acara penting itu.
Mardani Ali Sera menyangkan sikap Presiden Jokowi yang dinilai kesampingkan Wapres. Padahal menurutnya, Wapres juga punya peranan penting pada saat pemenangan Jokowi dulu.
Kendati dia mengetahui Ma,ruf Amin sedang dalam kunjungan kerja ke Jambi, namun menurutnya semestinya untuk menghargai peranan Wapres, dilakukan video call saja.
Pernyataan Mardani Ali Sera ini dilontarkan sebagai respon atas tidak dilibatkannya Wapres dalam reshuffle kabinet. Menurutnya, pemerintah seharusnya menghargai keberadaan wapres.
- Wapres Ma'ruf Amin Ground Breaking Masjid Hj Andi Nurhadi dan AAS International Hospital
- Respons Jusuf Kalla Soal Ganjar Pranowo Resmi Jadi Capres PDIP 2024
- Ma'ruf Amin: Saya Disuruh Belok Sama Jokowi jadi Wapres RI
- Nilai Para Menteri Sibuk Berkampanye Dibanding Bantu Presiden, Ma'ruf Amin: Fokus, Jangan Tinggalkan Pekerjaan!
- Kuatkan Ekonomi! Wapres Dorong Industri Kesehatan Berbasis Syariah, Ma'ruf Amin: Potensi Besar
“Tapi, ketika Pak Wapres tidak ada (saat reshuffle) jawabannya jelas kok Pak Wapres lagi di Jambi, saya tahu. Tinggal memang akan sangat indah kalau saat itu disebut, kalau perlu ada video call untuk unggah-ungguhnya kita menghargai Pak Wapres kita”, kata Mardani Ali Sera, dikutip dari laman Rmol.id, Senin 20 Juni 2022.
Seharusnya, lanjut anggota Komisi II DPR RI ini, Jokowi harusnya lebih menghargai keberadaan Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden.
Terlebih, menurutnya, mantan ketua MUI itu juga dulunya punya andil besar dalam pemenangan Jokowi di periode ke duanya ini.
“Menghargai beliau, karena Pak Wapres kan betul-betul bekerja keras juga untuk pemenangan Pak Jokowi”, pungkasnya.
Sebagai informasi, sebelumnya dalam acara reshuffle kabinet, Jokowi melantik dua Menteri baru yakni, Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Muhamad Lutfi, dan mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN.
Afriansyah Ferry Noor dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Raja Juli Antoni sebagai Wakil Menteri ATR/BPN dan Wempi Watipo sebagai Wamendagri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
