Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Irwan Rusfiadi Adnan menuturkan bahwa Inovasi Laskar Pajak (ILP) masuk 10 besar inovasi di Indonesia dan sekarang sedang dalam proses penilaian menuju top inovasi di Indonesia.
Proses penilaian berlangsung beberapa tahap yang dinilai oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas RI).
“Sekarang ini, Tim Bappenas RI sementara meneliti, melakukan pengkajian, dan penilaian kepada laskar pajak, mereka sudah berada di Makassar sekarang,” kata Irwan saat ditemui sela-sela pementasan hari kebudayaan yang berlangsung di depan Benteng Rotterdam Makassar, Senin 1 April 2019.
Irwan: Laskar Pajak, pertama di dunia
Sejauh pengetahuannya, Irwan menegaskan bahwa laskar pajak yang dibentuknya ini merupakan yang pertama di dunia.
Hanya saja, kata dia, proses pengoperasiannya sejauh ini memang masih secara manual.
- TP2DD Makassar 2026: Digitalisasi Jadi Strategi Utama Dongkrak PAD
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel
- Bapenda Makassar Ambil Bagian di Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Dukungan untuk Pembangunan Kota
- Bapenda Makassar Jadi Rujukan, BPKAD Merauke Datang Belajar Optimalisasi PAD
- Transformasi Digital Pajak Daerah, Bapenda Makassar Hadiri KATALIS P2DD 2026
“Karena yang melakukan ini manusia,” kata dia.
Namun, dia mengakui sejak terbentuknya laskar pajak pendapatan Kota Makassar mengalami peningkatan secara signifikan.
Laskar pajak meningkatkan pendapatan Kota Makassar minimalĀ 20 sampai 30 persen dalam setahun,” ungkapnya.
Dia berharap, dengan adanya penilaian dari Bappenas, laskar pajak bisa masuk top inovasi di Indonesia, “Laskar itu pejuang tanpa pamrih, mereka akan berjuang meningkatkan pendapatan Kota Makassar” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
