Terkini.id, Makassar – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Ibrahim Akkas menargetkan realisasi pendapatan 1,323 triliun pada tahun 2021.
Menurutnya, realisasi pendapatan pajak selama pandemi di Kota Makassar mengalami peningkatan dibanding tahun 2020.
“Kita berharap itu kondisi sudah bisa kembali normal. Target itu dengan harapan perekonomian sudah normal kembali,” kata Ibrahim, Selasa, 15 Juni 2021.
Ibrahim menyebut dampak dari pandemi Covid-19 masih berpengaruh terhadap pendapatan. Sehingga realisasi pendapatan masih belum memuaskan.
“Cenderung belum sama seperti tahun 2019, tapi sudah lebih baik dari tahun 2020.
- TP2DD Makassar 2026: Digitalisasi Jadi Strategi Utama Dongkrak PAD
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel
- Bapenda Makassar Ambil Bagian di Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Dukungan untuk Pembangunan Kota
- Bapenda Makassar Jadi Rujukan, BPKAD Merauke Datang Belajar Optimalisasi PAD
- Transformasi Digital Pajak Daerah, Bapenda Makassar Hadiri KATALIS P2DD 2026
Ibrahim mengatakan pendapatan sebelum dan saat pandemi tak terlalu jauh. Ia mengatakan Bapenda Makassar mengelola 11 jenis pajak daerah.
“Pada 2019 realisasi pendapatan sekitar 1,67 triliun. Sementara pada saat pandemi tahun 2020, realisasi pendapatan sekitar 870 miliar,” tuturnya.
Ia mengatakan bila melihat pendapatan pada daerah lain, terjadi penurunan sampai 40-50 persen. Ibrahim menyebut kondisi Makassar masih lebih baik.
Selama pandemi, Ibrahim mengatakan Bapenda terus mendorong pelaku usaha untuk bisa memulihkan perekonomian.
“Pelaku usaha tetap beraktivitas dan kita perkuat pada pengawasan saja,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
