Terkini.id, Jeneponto – Hari keempat pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Jeneponto, mayat seorang perempuan kembali di temukan, Sabtu 26 Januari 2019, sekitar pukul 12.00 WITA.
Mayat seorang perempuan atas nama Haliman (60) warga Dusun Sapanang Desa Sapanang ditemukan di lingkungan Lembangloe Kelurahan Balang Kecamatan Binamu, tepatnya di belakang rumah warga.
Mayat yang memakai baju daster batik berwarna merah itu ditemukan oleh seorang perempuan warga Lembangloe terjepit di antara batang pohon dengan pagar.
Jumlah korban meninggal banjir bandang di Jeneponto bertambah jadi 15 orang
Almarhum Haliman, merupakan ibu dari korban banjir bandang atas nama Nawir (26) yang ditemukan di Dusun Gandi Desa Sapanang Kecamatan Binamu, kemarin, Jumat 25 Januari 2019, sekitar pukul 16.30 WITA.
Penemuan mayat Haliman menambah jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang meluluhlantahkan 21 desa dan kelurahan di Kabupaten Jeneponto. Total saat ini menjadi 15 orang.
- Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Jeneponto
- Gubernur Sulsel Serahkan Rp13,5 M untuk Revitalisasi Stadion Turatea dan Infrastruktur Jeneponto
- Wakil Gubernur Sulsel Serukan Pendampingan dan Data Akurat untuk Tekan Stunting di Jeneponto
- Gubernur Sulsel Evaluasi Program Stunting Takalar dan Jeneponto, Beri Catatan Khusus
- Korban Penganiayaan di Tina'ro Jeneponto Dilaporkan ke Polisi, Dituding Membusur
Sampai hari keempat pasca banjir bandang di Jeneponto, tim evakuasi masih terus melakukan pencarian korban hilang yakni, Muh Ikram (2) warga Desa Sapanang, dan Dewi (15) warga Jeneponto lama Kelurahan Pabiringa.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
