Pasca Banjir Bandang Jeneponto, Pagar SDN 44 Bantaulu Rata Dengan Tanah

Pasca Banjir Bandang Jeneponto, Pagar SDN 44 Bantaulu Rata Dengan Tanah

FD
Syarief
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto – Banjir Bandang yang melanda Desa Sapanang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto menghancurkan SDN 44 Bantaulu.

Sesuai pantau terkini.id, Kamis 24 Januari 2019, tiga ruang kelas gedung SDN 44 Bantaulu beserta pagar rubuh dan rata dengan tanah.

Terlihat semua bangku dan meja di ruangan kelas SDN 44 Bantaulu yang terletak di Dusun Sapanang Desa Sapanang hancur dan tertimbun lumpur.

“Hancur semua di dalam ruangan pak, sudah tidak ada yang bisa dipakai, halaman sekolah itu tertibun lumpur setinggi sekitar 30 cm,” kata Kepala Dusun Sapanang Desa Sapanang, Basoddin Daeng Rate.

Selain itu, pagar SDI Balang Binamu di Kelurahan Balang Toa juga rata dengan tanah, ruang kelas di lantai dasar SDI Balang II dimungkinkan juga rusak parah.

Baca Juga

Bukan hanya dua SD itu mengalami kerusakan parah pasca banjir bandang, namun pagar kantor PLN Jeneponto juga rusak parah.

Dari pantauan terkini.id, pagar sepanjang kurang lebih 100 meter PLN ratah dengan tanah.

Sebagaimana diketahui, banjir bandang melanda sejumlah wilayah Kelurahan dan Desa di Kabupaten Jeneponto pada Selasa 22 Januari 2019.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.