Megawati Marah Besar ke Puan Maharani, Ternyata ini Biang Keladinya

Terkini.id, Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani mengaku bahwa ibunya yakni Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat marah besar ke dirinya lantaran hal sepele.

Menurut Puan Maharani, biang keladi kemarahan Megawati tersebut lantaran kesibukan Puan yang membuat ia jarang makan bersama dengan sang ibu.

Hal itu diungkapkan Puan Maharani dalam video pengarahan kader PDIP Manado, seperti dikutip dari Genpi.co, Kamis 10 Juni 2021.

Baca Juga: Puan Maharani Kritik Jokowi, Pengamat: Dia Butuh Diakui Sebagai Tokoh...

Dalam tayangan video itu, awalnya Puan mengungkapkan bahwa Megawati kerap memarahinya layaknya anak-anak meskipun saat ini Ketua DPP PDIP itu sudah berusia 47 tahun.

“Sudah seumur begini saja, ibu ketemu saya kalau marah ya marah. Mau saya ketua DPR, nanti marahnya ketua DPR nih, ya,” ujar Puan Maharani.

Baca Juga: Minta Yaqut Dipecat, Novel PA 212: Menag dan Megawati Ingin...

Ia pun membeberkan penyebab kemarahan sang ibu yakni lantaran dirinya sudah lama tidak makan bersama dengan Presiden RI ke-5 tersebut.

Akan tetapi, kata Puan, jika terkait urusan PDIP ia tak pernah terlibat cekcok dengan Megawati.

“Sudah lama tidak makan sama-sama, karena sibuk. Tapi dimarahin, bayangin. Cuma kalau urusan partai, saya tidak pernah, tidak pernah ikut campur,” ungkapnya.

Baca Juga: Megawati sudah Anggap Jokowi Hopeless? Rocky Gerung: Siap-Siap End Game!

Kendati memiliki hubungan ibu dan anak, bukan berarti Puan Maharani dapat mengintervensi keputusan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.

Sebab, menurut Puan, jika menyangkut urusan partai dia memandang ibunya itu sebagai pimpinan tertinggi partai.

“Tidak pernah, kalau keputusan-keputusan itu sudah menjadi keputusan Ibu Ketua Umum saya ikut. Itu yang membuat kita solid,” tuturnya.

Selain itu, Puan Maharani juga mengakui sebagai anak dari Megawati dirinya mendapat banyak kemudahan di PDIP.

“Kemudian mendapatkan berbagai macam kemudahan karena memang anaknya ketua umum, betul, saya tidak mengingkari itu. Pasti ada kemudahan yang saya dapat, tetapi bukan berarti karpet merah yang disiapkan,” ujarnya.

Bagikan