Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bercerita soal ibu kota Jakarta yang dia sebutnya banyak berubah.
Menurut Megawai, pengelolaan Jakarta saat ini amburadul. Dia menjelaskan, sebelum Jakarta sebesar saat ini, dahulu hanya sebatas wilayah Menteng.
Megawati menuturkan seiring perkembangan zaman, Jakarta meluas mencakup daerah lain di sekitarnya.
“Jakarta itu (dulu) hanya Menteng. Ini lah makanya anak yang tinggal di Menteng, lho tinggal di mana? Gue kan anmen, hanya itu lah,” kata Megawati dalam Dialog Kebangsaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa 10 November 2020.
Terkait perkembangan dari masa ke masa, Megawati menilai Jakarta era saat ini terkesan amburadul. Pasalnya Jakarta sekarang jauh dari Jakarta terdahulu yang direncanakan menjadi kota intelektual.
- Penataan PKL Dibarengi Pemberdayaan, Pemkot Makassar Gandeng Bank Sulselbar Salurkan KUR untuk UMKM
- Inovasi Pengolahan Sampah Berbasis Magot PT Vale Dihadirkan Dalam Pameran Lingkungan Internasional KemenLHK
- Di Ujung Gubuk Reot, 7 Tahun Sebatang Kara, Daeng Sangkala Terbaring Sakit Tanpa KTP dan Perawatan
- Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Ikuti Pelatihan PAKU Integritas 2026 yang Digelar KPK
- Lambatnya Penanganan Kasus Dugaan Korupsi SPAM Jeneponto, 50 Saksi Diperiksa Namun Tersangka Belum Ada
“Jadi kebayang enggak saya alamin baru setelah itu ada Kebayoran dan lain sebagainya. Tetapi persoalannya sekarang saya bilang Jakarta ini menjadi amburadul,” kata Megawati.
“Karena apa? Ini tadi seharusnya city of intellect. Ini dapat dilakukan tata kotanya, masterplan-nya, dan lain sebagainya. Siapakah yang buat hal ini tentunya para akademisi, insinyur dan lain sebagainya,” tandasnya.
Seperti diketahui, Jakarta saat ini dipimpin oleh Gubernur Anies Baswedan dan Wakilnya Ahmad Riza Patria
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
