Terkini.id, Jakarta – Politisi Demokrat, Cipta Panca Laksana menyindir Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang berkomentar soal dugaan penyelewengan dana dalam Aksi Cepat Tanggap atau ACT.
Cipta Panca Laksana menyinggung soal Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama atau Bendum PBNU, Mardani Maming yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebagaimana diketahui, Mardani Maming sebelumnya terseret dalam pusaran kasus suap izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimatan Selatan (Kalsel).
Dilansir dari TV One News, Mardani Maming yang merupakan mantan Bupati Tanah Bumbu itu disebut menerima uang Rp 89 miliar.
“Bendum NU malah udah tesangka ente ada komentar?” kata Cipta Laksana melalui akun Twitter @Panca pada Kamis, 7 Juli 2022.
- Usai Penetapan Tersangka Panji Gumilang, Mahfud MD, RK Hingga Menang Yaqut Gelar Rakor Bahas Nasib Al Zaytun
- Daftar Kuota Haji Reguler di 34 Provinsi tahun 2023
- Singgung Pemerkosaan di Pesantren, Cassianis Safira: Menag Yaqut Memang Tolol
- Menag Yaqut Sebut Izin ACT Harus Dicabut, Warganet: Anda Cuma Jongos Penguasa!
- Luhut Pandjaitan Urus Kuota Haji dan Bertemu Presiden UEA, Netizen: Menag Disalip
Adapun dalam cuitan yang ditanggapi Cipta Panca Laksana, Menag Yaqut berkomentar soal dugaan penyelewengan dana dalam tubuh ACT.
Selain itu, Menag Yaqut juga menyinggung dugaan dana kemanusiaan yang dikumpulkan ACT disalurkan untuk mendukung kegiatan-kegiatan terorisme.
Menag Yaqut menilai bahwa jika keduda dugaan ini benar, maka izin ACT sebagai lembaga filantropis harus dicabut.
“Jika memang dana kemanusiaan diselewengkan untuk kepentingan diluar kemanusiaan atau bahkan untuk mendukung kegiatan-kegiatan terorisme, ACT harus dicabut ijinnya!” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
