Terkini.id, Makassar – Seorang pria di Makassar, Sulawesi Selatan, bersama dua anaknya menangis di hadapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk meminta izin agar jasad istrinya dipindahkan dari pemakaman khusus pasien Corona (Covid-19) di Macanda, Kabupaten Gowa.
Permintaan itu diungkapkan pria tersebut saat bertemu Nurdin Abdullah di kantor Gubernur Sulsel, Senin, 20 Juli 2020.
Adapun peristiwa itu diketahui publik lewat sebuah video yang kini tengah viral di sejumlah grup aplikasi perpesanan WhatsApp.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria itu bernama Andi Baso Adang. Sementara almarhum istrinya merupakan pasien PDP yang telah dimakamkan di kompleks pemakaman pasien Corona di Macanda.
Andi Baso meminta izin kepada Gubernur Sulsel agar makam istrinya dipindahkan lantaran almarhum istrinya tersebut negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab.
- Atasi Stunting, Wakil Bupati Sidrap Tekankan Orang Tua Selektif dan Perhatikan Asupan Gizi Anak
- Temukan Ayam Tak Segar dan Masakan Kurang Matang, Andi Nirawati Minta Prosedur MBG Diperketat
- Rumah Quran di Maros Besarkan Bayi Selama 8 Bulan, Bantah Tudingan Menahan Anak Orang
- Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
Dilihat dari video yang beredar, ia bersama anaknya menangis di hadapan Nurdin Abdullah terkait permintaannya tersebut.
“Izinkan kodong, mau mi hancur itu (jasad) kodong ummiku,” kata salah seorang anak Andi Baso kepada Gubernur Sulsel seperti terdengar dalam video.
“Dua bulan pak Gub, coba istri ta meninggal seperti ini,” tanya Andi Baso ke Nurdin Abdullah.
Menurut informasi, Andi Baso beserta keluarganya hendak memindahkan makam istrinya itu ke kampung halamannya di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Hingga berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah terkait permintaan dari pria beserta anaknya tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
