Segini Harta Kekayaan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Mobil Hanya Satu

Terkini.id, Jakarta – Publik tanah air dihebohkan dengan kabar terkait Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Berdasarkan laporan LHKPN di situs https://elhkpn.kpk.go.id, Nurdin Abdullah terakhir melaporkan kekayaannya pada 29 April 2020 dengan jabatan sebagai Gubernur Sulsel.

Data harta Nurdin terdiri dari 54 tanah senilai Rp49.368.901.028 yang tersebar di Kota Makassar, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Soppeng, dan Kabupaten Bantaeng.

Baca Juga: Waduh! Ada Pegawai BUMN Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Nurdin...

Selanjutnya, Nurdin juga tercatat hanya memiliki satu unit mobil Toyota Alphard senilai Rp300 juta.

Ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp271,3 juta, kas dan setara kas Rp267.411.628 serta harta lainnya senilai Rp1,15 miliar.

Baca Juga: Dikabarkan Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Nurdin Abdullah, Erik Horas:...

Total harta Nurdin sebenarnya senilai Rp51.357.612.656, namun ia juga tercatat memiliki utang Rp1,25 juta. Dengan demikian total hartanya adalah Rp51.356.362.656.

Sebelumnya, Nurdin Abdullah ditangkap KPK pada Sabtu 27 Februari 2011 dini hari tadi. Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan satu koper berisi uang saat mencokok Nurdin Abdullah.

Barang bukti yang diamankan oleh Tim KPK itu sebesar Rp1 miliar yang diamankan di Rumah Makan Nelayan Jalan Ali Malaka, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Diperiksa KPK, Berkaitan Kasus Korupsi Nurdin Abdullah

Dikabarkan ada sembilan orang petugas KPK yang menjemput Nurdin di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Jendral Sudirman, Kota Makassar.

Selain mengamankan Gubernur Sulsel bersama barang bukti, KPK juga ikut mengamankan sejumlah orang antara lain Agung Sucipto (Kontraktor, 64 Thn); Nuryadi (Sopir Pak Agung, 36 Thn); Samsul Bahri (Adc Gubernur Prov. Sulsel, Polri,  48 Thn); Edy Rahmat (Sekdis PU Provinsi Sulawesi Selatan); Irfandi (Sopir Edy Rahmat).

Terkait kabar tersebut, Juru Bicara Gubernur Sulsel Veronica Moniaga mengklarifikasi bahwa Nurdin Abdullah tidak tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) melainkan dijemput secara baik-baik oleh petugas KPK di Rumah Jabatan Gubernur.

Hal itu disampaikan Veronica lewat sebuah video klarifikasinya yang kini tengah beredar di media sosial dan sejumlah grup aplikasi perpesanan WhatsApp.

“Jadi Bapak Gubernur  Sulsel sejauh ini tidak terlibat yang namanya proses atau Operasi tangkap Tangan, melainkan dijemput secara baik di Rumah Jabatan Gubernur pada dini hari ketika beliau sedang beristirahat bersama keluarga,” ujarnya dalam video tersebut.

Sponsored by adnow
Bagikan