Terkini, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bergegas merampungkan pembayaran lahan yang selama ini digunakan sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang.
Proses ini bukan sekadar soal administrasi, tetapi juga penyelesaian tanggung jawab yang telah tertunda bertahun-tahun.
Di balik gunungan sampah yang menghidupi ratusan pemulung dan menjadi titik akhir aliran limbah kota, ada 25 bidang lahan yang hingga kini masih menyisakan jejak utang pemerintah kepada pemiliknya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdy Muchtar, mengungkapkan bahwa Pemkot telah menyiapkan dana sebesar Rp16 miliar untuk menyelesaikan kewajiban tersebut.
“Pak Wali Kota meminta agar administrasi segera dirampungkan. Dengan koordinasi beberapa SKPD terkait, pekan depan kami akan laporkan teknis serta tahapan pembayaran yang harus dipercepat,” kata Ferdy, Selasa, 11 Maret 2025.
- Gema Tanpa Kata: Pertunjukan Paduan Suara Teman Tuli
- Tak Ada Anggaran Hibah, Ketua DPRD Sulsel Upayakan Dana NPCI Lewat APBD Perubahan
- Wawali Aliyah Mustika Ilham Pimpin Persiapan Lomba Kelurahan 2026, Makassar Bidik Juara Nasional
- Dispar Makassar, APPBI dan IMA Siapkan Makassar Great Sale 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
- Bersama Istri, Wabup Gowa Hadiri HUT Kiwal Garuda Hitam dan Titip Pesan Persatuan
TPA Antang selama ini menjadi tumpuan pengelolaan sampah Kota Makassar. Namun, di balik fungsinya yang krusial, ada dilema yang belum terselesaikan: status kepemilikan lahan yang masih menggantung.
Sejak bertahun-tahun lalu, lahan ini digunakan tanpa kejelasan pembayaran, hingga akhirnya pemerintah berupaya menuntaskan permasalahan tersebut.
Menata Administrasi, Menghindari Masalah Lama
DLH Makassar tak ingin pembayaran lahan ini menimbulkan polemik baru. Untuk itu, verifikasi dokumen menjadi tahap utama yang harus diselesaikan.
Inspektorat Kota Makassar akan dilibatkan untuk mengaudit dan memastikan keabsahan setiap dokumen sebelum anggaran cair.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
