Terkini.id, Makassar – Sumber air baku di Kota Makassar dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 5 tahun kedepan.
“Cadangan air baku kita di atas 8000 liter per detik, sementara untuk melayanani masyarakat Kota Makassar 500 per detik sudah mampu melayani kebutuhan masyarakat,” kata Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Hamzah Ahmad, Selasa, 18 Februari 2020.
Terlepas dari itu, Hamzah mengatakan pihaknya mengalami kendala persoalan izin melintas wilayah. Sehingga, ia menegaskan mestiĀ melibatkan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
“Jadi kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, mengenai air baku,” kata dia.
Dalam rangka meningkatkan kinerja, ia menegaskan bakal melakukan evaluasi berupa penyegaran perangkat organisasi. Namun, kata dia, tetap mengacu pada aturan dan kebutuhan organisasi.
“Saya kira itu hal biasa yang pasti akan ada evaluasi-evaluasi yang kami lakukan, supaya target walikota sebagai owner bisa tercapai,” kata dia.
Saat ditanya soal target Perumda Air Minum ke depan, dia mengatakan aturan saat ini mengatur bahwa dividen maksimal 35 persen dari laba perusahaan. “Itu aturannya sudah jelas,” paparnya.
Namun, kata dia, pihaknya menargetkan bakal memberikan konstribusi yang lebih maksimal kepada pemerintah kota untuk pemenuhan APBD.
Dia mengatakan akan melakukan komunkasi dengan pihak manajemen, jajaran direksi ihwal target ke depan.
“Kalau berbicara angka, kan itu aturannya jelas. Saya nanti akan bicarakan. Kalau persoalan itu tidak boleh kita terlalu mengada-ada karena ada aturan terkait dengan dividen,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
