Masuk

Menghadapi Ancaman China, Taiwan Lakukan Sterilisasi Wilayah dan Simulasi Serangan Perang

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Taiwan melakukan simulasi perang terhadap serangan udara pada Senin, 25 Juli 2022. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi untuk menghadapi ancaman China.

Di daerah sekitar tempat latihan militer warga dilarang untuk keluar rumah, dan seluruh jalanan kota dilakukan sterilisasi.

DIlansir dari CNN Indonesia, sebagaimana diberitakan Reuters, pada pukul 13.30 waktu setempat terdengar bunyi sirine sebagai tanda dimulainya latihan atau yang disebut Wan An.

Baca Juga: Jusuf Kalla Kritisi Pengolahan Nikel RI

Latihan yang dilakukan berdampak pada tutupnya kota dan desa pada bagian utara Taiwan ditutup selama 30 menit.

Terlihat pula toko dan restoran menutup jendela dan mematikan lampu. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi salah sasaran di malam hari.

Selain itu, terdapat juga pemadam kebakaran yang turut melakukan latihan mematikan api akibat serangan rudal yang ditimbulkan.

Baca Juga: Hati-hati! WhatsApp Asal India Ini Bisa Mata-matai Obrolan

Setelah 30 menit berlalu, sirine pun berbunyi kembali menandakan bahwa latihan telah usai dilaksanakan.

“Penting untuk bersiap menghadapi perang,” ungkap Wali Kota Taipei, Ko Wen-Je, dalam pidato setelah latihan dilakukan.

“Pesawat militer China seringkali menyusahkan Taiwan dalam beberapa tahun terakhir, dan pecahnya perang Rusia-Ukraina pada Februari, ini mengingatkan kita bahwa kita harus waspada kala waktu damai,” tambahnya.

Tsai Ing-Wen, Presiden Taiwan mengatakan agar tidak perlu merasa takut saat latihan dilakukan karena prioritas utama saat ini adalah memperkuat kualitas pertahanan.

Baca Juga: RI Menolak Usulan Debat Terkait Isu Uighur di Dewan HAM PBB

“Saat setiap warga menerima pesan teks, jangan panik. Masyarakat, tolong evakuasi sesuai petunjuk,” tulis Tsai dalam pernyataan Facebook pada Senin, 25 Juli 2022.

Sementara itu, pada pekan ini di wilayah Taiwan yang lainnya akan segera dilakukan latihan evakuasi.